Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Pemprovsu Dukung Denmark Bangun Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan

Pemprovsu Dukung Denmark Bangun Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan

Medan, SumutOnline – Pemerintah Sumatera Utara (Pemprovsu) tertarik dengan teknologi terbaru pembangkit listrik ramah lingkungan yang ditawarkan Denmark. Teknologi baru energi alternatif yang mengkombinasikan energi matahari, angin, panas dan air dalam satu unit dinilai sangat dibutuhkan dikawasan terpencil.

“Teknologi pembangkit listrik alternatif seperti ini sangat butuhkan masyarakat, terutama yang berada di pulau kawasan terpencil atau pulau terluar,” kata Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) DR Hj Nurhajizah Marpaung saat menerima calon investor yang berminat membangun pembangkit listrik alternatif, Selasa (11/07/2017) di ruang kerjanya.

Hadir pengembang teknologi asal Denmark Mr Henrik Pryter, DR konsultan yang juga penajar Universitas Utara Malaysia Zulkefli Mahpol, investor lokal Prof Johar Arifin dan Wahidin Sitompul.

Wagubsu berharap agar ke depannya pembangunan bisa dilaksanakan dikawasan terpencil yang masih mengalami krisis energi listrik seperti di pedesaan terpencil maupun di Kepulauan Nias.

Dalam kesempatan itu, Wahidin Sitompul menjelaskan pihaknya bersama penemu Denmark Hendrik Pryter berencana membangun pembangkit listrik teknologi alternatif yang ramah lingkungan dan lebih murah dan berkelanjutan. Untuk tahap awal kami akan  berencana membangunnya di Stabat, Langkat dan Kawasan Industri Medan dengan kapasitas masing-masing 10MW.

Dijelaskannya, pembangunan pembangkit membutuhkan lahan yang luas.Dikatakannya, teknologi tersebut lebih baik dari solar cell dimana setiap 0,8 ha lahan dapat menghasilkan 10 MW listrik. “Ini cocok untuk menggantikan solar cell yang mahal dan tidak bertahan lama,” katanya.

Kembali Wahidin menambahkan pihaknya dalam upaya memohon dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemkab terkait untuk mengeluarkan izin prinsip dan izin lokasi. “Kami berharap ada dukungan dari Pemprovsu dan Pemkab/Pemko terkait,” katanya.

Menanggapi hal itu, Nurhajizah menyambut baik rencana investasi  dimaksud. Dia menawarkan pertemuan lanjutan untuk membahas percepatannya dengan mengundang pihak terkait seperti Pemkab/pemko, PLN dan lainnya. “Kami akan segera follow up dengan mengundang  pihak-pihak yang agar bisa segera direalisasikan,” pungkasnya. (ss)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *