Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Sabtu, Tiga Pakar Digital Bicara di UNPRI

Sabtu, Tiga Pakar Digital Bicara di UNPRI

Medan, SumutOnline– Tiga pakar digital,  Dennis Adishwara (Founder & CEO Layaria.com) yang juga aktor, produser dan director, kemudian Andri Rizki Putra (Founder of Yayasan Pemimpin Anak Bangsa) yang juga menjadi salah seorang Kick Andy Young Heroes 2015, dan Christopher Angkasa (Founder of Clapham Collective) akan menjadi narasumber Seminar Nasional ke-8 Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) bekerjasama dengan UNPRI Creative di Selecta Royal Ballroom, Jl. Listrik Medan, Sabtu (15/7/2017).

“Dalam setahun FE UNPRI menggelar dua kali seminar nasional, dan seminar ini yang pertama di tahun 2017 dengan menghadirkan tiga pembicara yang merupakan pakar dan pengusaha di bidang digital, temanya “Entrepreneurship In The Digital Era”,  ujar Dekan FE UNPRI Cut Fitri Rostina, dalam siaran persnya, Rabu (12/7/2017).

Dijelaskan Cut Fitri Rostina SE MM didampingi Wakil Dekan Hendry SE MM dan perwakilan dari UNPRI Creative, kegiatan Seminar Nasional yang pertama di tahun 2017 ini akan membahas tentang peluang-peluang usaha dengan memanfaatkan era digital dengan menghadirkan pakar-pakar sekaligus wirausaha muda di bidang digital.

“Seminar nasional ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kepada para mahasiswa khususnya Fakultas Ekonomi UNPRI tentang dunia usaha dan dunia bisnis yang terus berkembang saat ini. Apalagi pembicara yang kita hadirkan dalam seminar ini semuanya merupakan wirausaha muda yang nantinya diharapkan bisa memberikan motivasi dan berbagi pengalaman bagaimana mereka memulai usaha dan bisnis mereka kepada mahasiswa,” tegasnya.

Wakil Dekan FE UNPRI, Hendry SE MM menambahkan, Fakultas Ekonomi UNPRI selama ini terus memberikan pembelajaran dan pengajaran tentang kewirausahaan kepada para mahasiswa mulai dari dalam kegiatan perkuliahan maupun kegiatan tambahan, seperti setiap tahunnya menggelar “Business Plan Competition”.

“Kenapa kami mengangkat tema ini, sebenarnya kita sudah memulai pendidikan kepada anak didik kita dengan memulai bisnis menggunakan teknologi digital. Seperti pada kegiatan Business Plan Competition, peserta diharuskan menshare produk-produknya menggunakan berbagai media sosial. Dari situlah kita mulai mendidik para mahasiswa untuk memulai bisnis memanfaatkan teknologi digital melalui media sosial,” pungkasnya. (ist)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *