Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Kabupaten sekawasan Danau Toba Harus Tindak Lanjuti Rekomendasi UNESCO

Kabupaten sekawasan Danau Toba Harus Tindak Lanjuti Rekomendasi UNESCO

Sianjur Mula-Mula, SumutOnline – Guna mempercepatan tindak lanjut 5 rekomendasi UNESCO Geopark Kaldera Toba, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Nurhajizah kembali memimpin rapat Koordinasi Tindak Lanjut 5 (lima) Rekomendasi Unesco terkait usulan Geopark kaldera Toba di Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Kecamatan Sianjur Mula-mula Kabupaten Samosir, Jumat (14/7/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut mewakili Bupati Samosir, Dairi dan Humbahas, Forkopinda Kabupaten Samosir, SKPD terkait tiga kabupaten, Ketua Badan Pengelolaan Geopark Kaldera Toba Alimin Ginting, Manajer Badan Pengelola Geo Area Samosir Wilmar Simanjorang, dari BKPEKDT Ardi, Badan Otorita Danau Toba Romi, mahasiswa UGM yang KKN di Kabupaten Samosir.

Nurhajizah mengatakan, percepatan tindak lanjut 5 (lima) rekomendasi UNESCO Geopark Kaldera Toba tersebut diperlukan kerja keras dan sungguh-sungguh serta kerja bersama-sama 7 kabupaten sekawasan Danau Toba, untuk mewujudkan kawasan danau toba menjadi Geopark Global Network UNESCO.

“Bekerja dengan hati, sungguh-sungguh dan kompak, saya yakin kaldera Toba akan terwujud sesuai yang kita cita-citakan,” ujar Wagubsu.

Danau toba, lanjut Nurhajizah, semestinya layak dan harus menjadi salah satu destinasi unggulan yang harus dikunjungi dunia karena kemasyuran, keunikan, keanehan, dan potensinya. “Tidak ada kata tidak, kita harus sama-sama kita kembangkan,” tambahnya.

Tidak hanya itu saja, pada kesempatan itu, Wagubsu juga menegaskan agar tindak lanjut 5 rekomendasi UNESCO Kaldera Toba tersebut agar segera ditindaklanjuti. Karena seperti diketahui bahwa usulan tersebut telah dilakukan pada tahun 2015 yang lalu, namun karena belum memenuhi persyaratan maka UNESCO memberikan 5 rekomendasi. “Selain kompak, kita semua harus bekerja cepat, tepat dan benar,” tegasnya.

Nurhajizah juga menjelaskan, dengan diakuinya Kaldera Toba menjadi Geopark Global, banyak manfaat yang akan diraih. Antara lain perhatian dunia terhadap konservasi danau toba yang akan menjaga kelestarian ekosistem danau Toba.

Juga nantinya akan menjadi salah satu sumber penghidupan terkhusus masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba dan juga dapat mengangkat perekonomian daerah. “Marilah kita bersama-sama menjaga, melestarikannya selama-lamanya secara turun-temurun,” tandasnya. (ss)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *