Selasa 24 Oktober 2017
  • :
  • :

TMMD Kodim 0201/BS Bongkar Kisah Pilu Warga Sicanang “Hancurkan Aja Warung Kami, Yang Penting Kami Dapat Air Bersih”

TMMD Kodim 0201/BS Bongkar Kisah Pilu Warga Sicanang “Hancurkan Aja Warung Kami, Yang Penting Kami Dapat Air Bersih”

Medan, SumutOnline-Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan ternyata menyimpan sejumlah kisah pilu. Sebagai kelurahan yang memiliki wilayah paling luas di Kecamatan Medan Belawan dengan luas mencapai 15,1 Km2 atau dengan persentase 69,20 % terhadap luas Kecamatan Medan Belawan, kondisi infrastruktur dan berbagai sarana dan prasarana di tempat ini tidak berbanding lurus dengan kepadatannya.

“Dulu di sini ada 4 mesin bor untuk air bersih, tapi udah 3 tahun, empat mesin bornya tak bisa lagi dipakai. Kami beli air dari tetangga yang bangun sumur bor sendiri, bayar 150 ribu sampai 200 ribu sebulan, “ujar Misdi (68) warga Lingkungan 17 Kelurahan Belawan Sicanang saat ditemui SumutOnline, Jumat (14/7/2019).

Kakek 13 cucu dan bekerja sebagai buruh bongkar muat pelabuhan Belawan ini terlihat sangat bahagia ketika anggota Kodim 0201/BS mulai bekerja membangun sumur bor tepat di warung kecil yang kini dibongkar dan dijadikan sumur air bersih.

“Datang  tentara ke rumah kami, minta izin buat sumor bor tapi lokasi yang pas ada di warung kami. Saya bilang Alhamdulillah, nggak papa, hancurkan saja warungnya.  Yang penting kami dapat  air bersih,” tambah Halimah (56), istri pak Misdi.

Pasangan gaek ini sudah hampir 40 tahun tinggal di kawasan ini. Bekerja sebagai buruh bongkar muat, pak Misdi hanya bekerja saat ada kapal muatan datang. Itupun penghasilannya tak seberapa. Dengan anak 7 dan cucu 13 orang, pak Misdi dan istrinya Halimah berusaha menambah penghasilan dengan membuka warung kecil-kecilan di tepi jalan.

“Dua anak kami udah meninggal, jadi ada cucu yang yatim sekarang tinggal di rumah kami,” jelas pak Misdi sambil menunjukkan bocah perempuan yang asyik bermain di sudut rumahnya.

Berada di lokasi perputaran pasang menyebabkan kondisi lingkungan di kawasan ini juga tidak sehat. Di lorong tempat pak Misdi tinggal terlihat sampah berserakan hampir di semua sudut. Saat rob datang, ikut membawa sampah-sampah dan tinggal di tanah ketika air kembali surut.

“Ginilah lingkungan kami, sampah dimana-mana. Kalau banjir rob, sampah entah dari mana-mana masuk kemari, rumah kamipun tinggal menunggu ambruk,” jawab Halimah dengan mata berkaca-kaca.

Pasangan Misdi dan Halimah adalah satu dari ribuan warga dengan kisah serupa di Kelurahan Sicanang  Belawan. Hidup dengan penghasilan minim, fasilitas minim, dan sulit air bersih. Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0201/BS membantu mereka mengurangi kesulitan itu.

“Kita bangun 4 Sumur Artesis diantaranya di  lingkungan  17 blok 30 Kel belawan sicanang Kec Medan Belawan Kota Medan, yang merupakan program tambahan karena sedih juga melihat kondisi warga. Dan Alhamdulillah, program ini disuport warga yang dengan rela hati memberikan tempatnya walau itu tempat usaha. Saya bangga sama masyarakat sini,” ujar Plh Pasi Intel Kodim 0201/BS Kapten Kav Prima Wahyudi.

Hingga hari ke 10, seluruh pengerjaan berjalan baik dan berlangsung siang maupun malam. (yp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *