Kamis 19 Oktober 2017
  • :
  • :

Arsanah Berlinang Air Mata Menanti Rumah Baru

Arsanah Berlinang Air Mata Menanti Rumah Baru

Medan, SumutOnline–Rumah Arsanah (50), warga Jalan Kampung Sentosa Barat Lingkungan 20 Kelurahan Belawan Sicanang, akhirnya dibangun pasukan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0201/BS. Tiang-tiang baru sudah terpancang dengan kotak ruang yang minimalis tapi kokoh.

Arsanah tak sabar menanti rumah baru di atas tanah miliknya, setelah bertahun-tahun hidup sendiri dan ketakutan diterjang angin kencang. Setiap hari Arsanah memandang satu persatu batu bata yang terpasang dan berharap hujan tidak turun karena sebagian besar barang-barang miliknya diletakkan di tanah belakang dan rawan basah.

“Rasanya gimana ya, kadang merasa ini nggak nyata, tapi rumahnya sudah dibongkar. Macam mimpi tapi bukan mimpi,” tutur Arsanah saat ditemui SumutOnline, Minggu (16/7/2017). Terlihat rasa syukur yang terpancar dari sudut matanya yang kerap berlinang mengisahkan doa-doanya setiap malam.

Rumah Arsanah yang dulunya hanya dua ruang, satu ruang tamu dan satu kamar tidur dengan luas 3 kali 6, kini berubah menjadi bangunan dengan 4 ruang. Satu ruang tamu, satu ruang makan, satu kamar tidur dan ruang dapur dilengkapi beranda di bagian depan. Kamar mandi akan menempel ke dapur rumah hingga Arsanah tak perlu keluar rumah lagi.

“Insya Allah, 2 minggu kelar. Ini udah siap dinding bawah, 2 hari kelar rangka atap, baru pasang dinding  GRC,” kata Serka Irwansyah Amri/kordinator pembangunan rumah.

Menurut Serka Irwansyah, nantinya rumah Arsanah, semi permanen, separo batu dan separo Papan Fibercement (Grc). Papan fiber semen sebagai alternatif, yang bisa dipakai untuk interior dan eksterior, bahkan untuk penutup lantai dan pagar. Papan tahan benturan hingga 170 kg/cm tapi jauh lebih ringan dan luwes.

“Melihat kondisi areal yang sering kena angin kencang, kita pilih GRC akan lebih kuat dan menyejukkan jika di dalam rumah,”tambah Irwansyah.

Kalau beton biasa memiliki tulangan baja, fiber semen yang terbuat dari campuran semen, pasir silika, gipsum, memakai serat selulosa sebagai penguat. Ukuran papan relatif sama dengan gipsum. Permukaannya lebih halus dan flat sehingga finishing-nya juga lebih mudah dan apik. Jadi, papan bisa langsung dicat atau dilapisi wall paper tanpa harus diplamir atau diamplas dulu. Pemasangan sama dengan gipsum, oleh aplikator yang memahami fiber cement, dengan rangka kayu atau besi.

“Hanya, fiber semen lebih berat ketimbang papan gipsum dengan ketebalan yang sama. Pemasangan harus dengan alat yang lebih canggih seperti bor dan gergaji mesin, dan menyerap panas,” pungkasnya.

Dibanding papan gipsum standar, harga GRC juga lebih mahal, tapi konon dalam jangka panjang lebih murah karena lebih tahan lama (15 – 25 tahun) dan relatif bebas perawatan dibanding gipsum (5 – 10 tahun). (yp)

Bertahun-tahun tinggal sendiri di ujung jalan, janda tanpa anak ini diselimuti rasa pesimis. Tingkat ekonomi yang sangat buruk, membuat pemburu lokan dengan penghasilan hanya Rp 120 ribu perbulan ini, hanya berharap mukjizat Tuhan atas nasibnya.

“Tiba-tiba datang bapak-bapak tentara, rame datang ke rumah ini, bilang bahwa jalan ini mau dibangun dan tembus ke Marelan. Mereka minta izin, bahkan bapak-bapak itu juga janji akan membantu betulin rumah saya ini. Rasanya, mukjizat  datang ke pangkuan saya,” tutur Arsanah kepada SumutOnline dengan air mata berlinang.

Sudah 8 tahun Arsanah tinggal sendiri di rumah berukuran 3 kali 6 berdinding papan dan beratap seng. Semua atap sengnya sudah rusak, dapurnya hancur dan untuk menutup dinding bagian atas yang sering diterpa air hujan, Arsanah menutupnya dengan spanduk-spanduk.

Arsanah adalah satu dari ribuan warga yang merasa sangat beruntung dengan kehadiran program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0201/BS di kawasan Secanang Belawan.  Program TMMD tahun 2017 kali ini menyasar berbagai kegiatan, diantaranya Pembukaan jalan baru sepanjang 500 meter × 5 meter di kampung Sentosa Timur lingkungan 18 Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan; Perbaikan jalan tanggul tambak sepanjang 370 meter x 5 meter di Kampung Sentosa Barat Lingkungan 20 Kelurahan  Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan.

Pembuatan jembatan sepanjang 14 meter x 3 meter di Kampung Sentosa Timur Lingkungan 20 Kelurahan Belawan Sicanang;  Perehapan Masjid Jamik di Kampung Sentosa Timur Lingkungan 20 Kelurahan Belawan; Perehapan Masjid Taqwa di Jalan Tambak Lingkungan 12 Kelurahan Belawan Sicanang; Perehaban SDN 065010 Jalan Kampung Sentosa Barat Lingkungan 20 Kelurahan Belawan Sicanang. Dengan pembangunan jalan, diharapkan kawasan ini tidak lagi terisolir dan mempercepat penguatan ekonomi. (yp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *