Selasa 24 Oktober 2017
  • :
  • :

NASA Temukan Celah Aneh di Mars

NASA Temukan Celah Aneh di Mars

Medan, SumutOnline – National Aeronautics and Space Administration (NASA) Mars Reconnaissance Orbiter berhasil mengungkapkan celah aneh yang menyelimuti lantai sebuah kawah misterius Planet Mars.

Gambar yang diambil dari pesawat NASA menunjukkan penyebaran fitur yang dikenal sebagai ‘ejecta’ atau material yang dilemparkan kepermukaan setelah terkena benturan. Dalam pemandangan ini, warna tersebut memperllihatkan adanya batuan dan mineral yang berbeda, termasuk yang kaya dengan zat besi seperti olovin dan pyroxene.

Selain itu, gambar ini juga diambil dengan menggunakan instrument HiRISE milik MRO dan menunjukkan warna biru yang terlihat mewakili daerah yang kaya dengan zat besi. Warna itu juga lebih terang seperti pernah berubah warna sebelumnya.

Para ahli mengatakan, bebatuan yang terlihat dikawah yang belum pernah diketahui namanya ini berada diwilayah Mars Mare Serpentis, yakni serupa seperti yang terlihat ditempat lain dan membantu menjelaskan material bahwa permukaan yang dilempar setelah terjadi benturan.

Menurut NASA, fitur linier ini diperkirakan menunjukkan arah aliran dari ejecta yang berasal dari kawah tuan tumah yang belum diketahui namanya.

“Karena itu, jika kita mengikuti mereka, kita akan menemukan bahwa mereka berasal dari dasar dua kawah yang tidak diketahui namanya. Jika ejecta berasal dari kawah atas, maka kita akan mengharapkan fitur linier dilokasi gambar kita untuk tren Barat Laut ke Tenggara,” ujar NASA.

Selain tu, NASA juga menangkap sebuah gambar yang mirip dengan bentuk hati manusia yang mengungkapkan struktur yang luar biasa, mengingatkan kita pada Air Terjun Niagara. Perlu diketahui, foto tersebut menunjukkan sekilas di tepi Utara kawah sepanjang 19 Mil (30 kilometer). Dengan bukti bahwa alirna lahar pernah mengelillingi wilayah tersebut hingga terjatuh diempat lokasi terpisah.

Sementara itu, para ahli menerangkan, lahar datang dari Utara-Timur laut disekitar tepi kawah dan ketika airnya cukup tinggi, ia akan menembus empat tempat. Fitur khusus ini diikuti oleh lahar yang berprilaku seperti didaerah lai. Dikarenakan hal ini, pelacak NASA telah mengubah situs mereka untuk menyelidiki bukti Danau Kuno. (oke)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *