Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Dukung Kuala Tanjung Hub Internasional, Pemprovsu & TNI AL Akan MoU

Dukung Kuala Tanjung Hub Internasional, Pemprovsu & TNI AL Akan MoU

Medan, SumutOnline – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan menjalin kerjasam (MoU) dengan Pusat Hidrografi dan Eseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) guna mendukung Kuala Tanjug sebagai hub Internasional.

Demikian dikatakan Wagubsu DR Hj Nurhajizah Marpaung saat menerima kunjungan Wakapushidrosal Laksmana Pertama TNI DR Ir Trismadi MSi beserta rombongan, Rabu (19/7/2017).

Pada kesempatan tersebut, Wagubsu langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan koordinasi dan pembahasan lanjutan dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) untuk membuat draft kerjasama.

“Kita tidak bisa berhenti, susun draft kerjasama yang juga dalam mendukung pembangunan hub Iternasional Kuala Tanjung,” tuturnya.

Nurhajizah juga mengucapkan terima kasih kepada pushidrosal TNI AL, karena dengan kunjungan hari ini ke kantor Gubsu, lebih banyak informasi yang didapatkan khususnya disektor kelautan.

“Diharapkan ini bukan kunjungan yang terakhir ke Pemprovsu. Kedepan diharapkan akan ada pertemuan-pertemuan lainnya guna membahas dan berdiskusi khususnya sektor kelautan yang ada di Sumatera Utara,” ucapnya.

Sementara, Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Pertama TNI Harjo Susmoro yang diwakili Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Trismadi, mengatakan, kunjungan ini selain sebagi ajang silaturahmi dan perkenalan juga untuk meningkatkan kerjasama antara Pushidrosal dan Pemprovsu yang selama ini sudah terjalin.

Sementara itu, Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Trismadi, menyampaikan, berkaitan dengan tugas yang diemban Pushidrosal bertugas membantu Kasal dalam menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi (hidros), meliputi survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi, penerapan lingkungan laut dan keselamatan navigasi pelayaran, baik untuk kepentingan TNI maupun untuk kepentingan umum, dan menyiapkan data dan informasi wilayah pertahanan di laut dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut.

Dikatakannya, banyak daerah-daerah yang belum mengetahui bahwa sebenarnya pada sektor kelautan tersebut banyak potensi yang bisa dikembangkan. Seperti dalam kaitannya dengan wisata bahari.

Salah satunya tugas pushidrosal nantinya akan membuat survei, penelitian, pemetaan laut, yang nantinya guna kapal-kapal besar dari luar dapat bersandar sehingga dapat menikmati objek wisata yang ada di sekitar wilayah laut tersebut.

“Turis-turis khususnya mancanegara banyak yang takut untuk menikmati objek wisata disekitar laut karena takut kapalya tidak bisa bersandar, katanya yang hadir bersama beberapa pejabat utama Pushidrosal, yaitu PgS. Koorsahli Kolonel Laut (P) Anis Chariri, PgS. Dirpers Suhartoyo, Kadispeta Pushidrosal Dyan Primana S, dan staf Pushidrosal Kamija, Syafaat, Winarjo dan Daut M.

Pushidrosal juga akan mensosialisasikan tentang batas-batas daerah laut, khususnya bagi para nelayan dari daerah Sumatera Utara agar tidak ada lagi nelayan yang tertangkap.

“Karena ketidakpahaman banyak nelayan-nelayan khsusnya dari daerah Sumut yang tertangkap. Kami akan mensosialisasikannya,” bilangnya.

Terkait tentang  MoU dengan Pushidrosal TNI AL, ia mengatakan, bahwa pihaknya siap dan akan segera mengadakan koordinasi dengan instansi terkait di Pemprovsu.

“Kita akan segera tindaklanjuti dengan menyusun draft, komunikasi dengan Instansi terkait. Intinya pihak kita siap,” tandasnya. (ss)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *