Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Pemprovsu Canangkan Satu Kecamatan Wajib Satu SLTA

Pemprovsu Canangkan Satu Kecamatan Wajib Satu SLTA

Medan, SumutOnline – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mencanangkan gerakan wajib membangun satu Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) disetiap kecamatan di Sumut.

“Pembangunan sekolah ini diharapkan dapat dilakukan bersama antara masyarakat dan Pemprovsu. Dengan demikian, kualitas pendidikan di Sumut akan semakin baik pasca beralihnya kewenangan pengelolaan SMA/SMK kepada Provinsi,” kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi dalam acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan rapat pimpinan (Rapim) dan pelantikan Lembaga Bantuan Hukum Gerbang Swara (Gerakan Membangun Swadaya Rakyat) di Hotel Haji Achmad Tahir Akademi Pariwisata Medan, Minggu (23/07/2017).

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum DPP Gerbang Swara, Tasimin MT, Bendahara DPP Gerbang Swara, Tagor Muda Harahap, tokoh pemuda asal Sumut, Effendi Syahputra, jajaran pengurus DPP Gerbang Swara serta pengurus DPW Gerbang Swara dari berbagai kabupaten/kota.

Erry menuturkan, Gerbang Swara ini sebenarnya merupakan program yang sudah dilakukan saat dirinya menjabat Bupati Serdang Bedagai di tahun 2005 lalu. Ketika itu banyak masyarakat yang membutuhkan prasarana seperti sekolah, pasar dan lainnya. Namun, untuk memenuhinya, pemerintah mengalami kendala, salah satunya adalah ketersediaan lahan. Padahal, pemerintah memiliki dana untuk pembangunan.

Karena itu, lanjut Erry, sebagai upaya untuk mengatasi hal itu, pihaknya turun ke kecamatan-kecamatan dengan membawa angin perubahan dan pemerintah menyiapkan dana pembangunan. Namun harus ada sharing dengan pola bergandengan tangan dengan masyarakat dan masyarakat bersedia memberikan lahannya untuk kepentingan bersama.

“Tahun 2005 di Kabupaten Sergai itu hanya ada 7 sekolah SMA Negeri dan sama sekali tidak memiliki SMK Negeri. Namun, setelah saya 8 tahun memimpin disana dapat membangun 21 sekolah. Sehingga saat ini jumlah sekolah SLTA Negeri di Sergai ada 28 sekolah yakni 18 SMA dan 10 SMK,” papar Erry.

Gubsu juga menerangkan, program Gerbang Swara yang dilakukan di Sergai mengadopasi pola program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) dari pusat. Daerah yang ingin mendapatkan bantuan pemerintah Pusat harus memiliki dana sharing paling sedikit 20 persen.

“Pola bergandengan tangan bersama-sama inilah yang kita adopsi dan harus kita dorong ke depan. Terutama saat ini setelah beralihnya kewenagan tanggung jawab SLTA kepada provinsi, masih banyak kecamatan di Sumut yang belum memiliki SLTA. Makanya kita harapkan tidak hanya Gerbang Swara, tapi pihak manapun yang dapat memfasilitasi dengan menyediakan lahan untuk sekolah, Pemprovsu akan bersedia untuk menggelontorkan dana pembangunannya,” jelas Erry.

Ia juga menambahkan, lahan yang diusul kepada Pemprovsu tentunya bukan lahan yang bermasalah, bukan lahan hutan lindung. Selain itu juga diharapkan lahan yang diusul tidak terlalu jauh dari permukiman agar pembangunan sekolah dapat bermanfaat.

“Jika ada masyarakat yang mengusul, maka akan kita tinjau langsung sehingga pembangunan dapat dilaksanakan. Kalau untuk membangunnya kita akan sediakan dananya dari APBD,” ucap Erry.

Gubsu juga mengharapkan Gerbang Swara juga dapat bersinergi dengan pemerintah untuk dapat menjembatani masyarakat yang selama ini belum tersentuh jalur- jalur pemerintah, terutama mensosialisasikan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Seperti program pertanggungan jaminan kesehatan (BPJS) Kesehatan kepada masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp510 per bulan per orang. Karena Pemprovsu sudah mempersiapkan anggaran Rp100 miliar untuk menanggung 3.000 masyarakat berpengasilan Rp510 ribu per bulan per orang.

“Kita juga memiliki program asuransi nelayan untuk 20.000 nelayan di Sumut. Di mana jika terjadi kecelakaan yang dapat merenggut jiwa nelayan kepada keluarganya akan diberi tanggungan sebesar Rp200 juta. Program inilah yang kita harapkan dapat tersosialisasi dengan luas kepada masyarakat,” pungkasnya. (ss)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *