Selasa 24 Oktober 2017
  • :
  • :

Pemprovsu Dorong Wirausaha Baru lewat Kredit Bunga Terendah 

Pemprovsu Dorong Wirausaha Baru lewat Kredit Bunga Terendah 

Medan, SumutOnline – Pemuda bisa menjadi kekuatan sosial ekonomi yang luar biasa, mengingat jumlah kaum ini mencapai 25 persen dari total penduduk. Karena itu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong lahirnya pemuda wirausaha melalui terobosan program kredit yang tercatat paling rendah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi pada acara pembukaan kewirausahaan pemuda  dan rakernas Himpi penguruan tinggi tahun 2017, diruang Audio Visual Lt  IV Gedung Digital Library Unimed, Sabtu (22/7/2017).

Hadir wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nurwahid, Anggota DPR RI Tifatul Sembiring, Rektor Himpi PT Said Aldi Al Idrus, Rektor Unimed yang diwakili PR I Prof Dr Abdul Hamid .K .Mpd serta mahasiswa/mahasiswi peserta pelatihan kewirausahaan pemuda dan Rakernas HIPMI PT .

Pada kesempatan Erry menyebutkan, berdasarkan data BPS jumlah pemuda Indonesia mencapai 62,4 juta orang atau 25 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

“Itu semua merupakan aset, sekaligus kekuatan sosial ekonomi yang luar biasa. Karenanya kami mendorong para mahasiswa yang kelak lulus menjadi sarjana untuk  membuka lapangan pekerjaan atau menjadi entrepreneur bukan sebagai pencari kerja,” ujarnya.

Erry juga menjelaskan, program kredit wirausaha pemula melalui PT Bank Sumut dengan bunga 6,9 persen dianggap pemerintah pusat seabagi terobosan dan upaya Pemprovsu dalam meningkatkan jumlah wirausaha baru.

Lebih lanjut Gubsu mengatakan, saat ini bukan zamannya lagi para sarjana menjadi pencari kerja. Ini zamannya anak muda meraih mimpinya dengan menjadi entrepreneur sejati. Karena tak hanya lapangan pekerjaan semakin sedikit dan  tidak sebanding dengan jumlah lulusan dari perguruaan tinggi yang setiap tahunnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan.

Erry juga menerangkan, banyak orang sukses berawal wirausaha diantaranya Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla merupakan seorang entrepreuner sejati.

“Perlu diketahui bahwa kemajuan satu negara ditentukan dengan banyaknya jumlah entrepreneur. Misalnya di Singapura jumlah entrepreneur berkisar 70 persen dibandingkan Indonesia yang hanya 2 persen,” paparnya

Karena itu, Gubsu menyambut baik Rakernas yang dirangkai dengan pelatihan kewirausahaan pemuda tersebut. “Pelatihan kewirausahaan ini sangat baik sebagai sarana untuk menciptakan pengusaha dan pemimpin muda yang tangguh dengan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda dan Mahasiswa guna meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Mengapa pemuda tanya Gubsu karena kapasitas pemuda dapat dikembangkan sebagai penentu masa depan bangsa “Peran pemuda dapat diandalkan sebagai agen perubahan kontrol sosial dan kekuatan moral,”ujarnya.

Di samping itu pengembangan kewirausahaan ini penting dalam rangka menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Dengan berwirausaha berarti tidak bergantung pada pekerjaan disektor formal tetapi justru mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat dilingkungan sekitar. Sehingga tingkat pengangguran, khususnya di Sumut yang sampai saat ini jumlahnya masih cukup banyak berangsur-angsur berkurang dan kegiatan usaha ekonomo di Sumut bisa semakin kokoh dan berdaya saing tinggi.” Tuturnya.

Dengan adanya program Hipmi Go Kampus, Gubsu mengaku bangga terhadap Hipmi yang telah membina pengusaha muda sejak dini.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua MPR RI  Hidayat Nurwahid, bahwa baik itu pengusaha maupun pemimpin (entrepreneur) juga mendapat dukungan dari lembaga DPR,  karena mampu menjadi atau mewujudkan ekonomi Indonesia lebih baik tidak tergantung dengan negara lain.

Selain itu para entrepreneur, lanjut Hidayat, harus dilengkapi dengan 4 pilar negara yaitu Pancasila,Undang-Undang Dasar 45,Bhinekka Tunggal Ika dan NKRI. Alasannya karena saat ini banyak dari entrepreneur yang sudah melupakan empat pilar kebangsaan tersebut. (ss)

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *