Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

DPR: Indonesia Harus Boikot Produk Israel

DPR: Indonesia Harus Boikot Produk Israel

Medan, SumutOnline – Penutupan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem tidak hanya dinilai sekedar mengusik umat Islam, namun juga pelanggaran berulang kali yang dilakukan Israel terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB. Selain itu, penutupan Masjid Al-Aqsa juga bentuk pelanggaran HAM yang tidak dapat ditoleransi.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin, Selasa (25/7/2017).

Menurutnya, meskipun Israel telah menyingkirkan alat deteksi logam di gerbang masuk Masjid Al-Aqsa, namun negeri zionis tersebut justru menutup 8 dari 10 pintu masuk masjid suci itu.

“Israel hanya membuka 2 akses pintu masuk, itu pun dengan penjagaan yang sangat ketat. Kondisi ini masih membuat umat Muslim marah, khususnya warga Palestina yang merasa kesulitan untuk beribadah di dalam masjid suci tersebut,” ujarnya.

Bahkan, lanjut politikus PDI Perjuangan itu, Israel juga telah melakukan kekerasan di Amman dan menembaki warga secara brutal yang protes di depan Kedubes Israel. Karena itu, ia meminta Indonesia harus melakukan upaya yang lebih keras lagi dalam bidang ekonomi dan diplomasi.

“Pertama, dalam bidang ekonomi harus berani memboikot produk-produk Israel dan pendukung Israel yang masuk ke Indonesia. Kedua, dalam bidang diplomat, di PBB, Indonesia juga harus menekan Dewan Keamanan PBB dan bekerjasama dengan negara yang mendukung kemerdekaan Palestina, seperti, Prancis, Polandia, Rusia, dan Inggris,” tegasnya.

Lebih dari itu, ia juga meminta pemerintah mendorong diresmikannya Kedutaan Besar Indonesia di Palestina. Pasalnya, saat ini Indonesia sudah memiliki Konsulat Kehormatan RI untuk Palestina, namun posisinya di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania.

“Jadi, bila Kedubes RI ada di Palestina, maka semakin nyata pengakuan Indonesia atas kedaulatan Palestina,” pungkasnya. (oke)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *