Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Hubungan China-India Memanas

Hubungan China-India Memanas

Medan, SumutOnline – Perseteruan antara China dan India semakin mencuat ke permukaan dengan hadirnya sejumlah kapal perang di Lautan Hindia.

Sebanyak 13 sampai 14 kapal perang melintas di Lautan Hindia sejak dua bulan terakhir ini. Termasuk diantaranya kapal perusak Luyang III, kapal pemetaan hidrografi, sebuah kapal pemantau intelijen dan sebuah kapal selam.

Pada 12 Juli lalu, China mengirimkan pasukannya untuk ditempatkan di basis militer Djibouti. Negara Afrika itu menjalin kerjasama militer dengan China sejak 60 tahun lalu.

“Kehadiran armada laut China di Lautan Hindia menunjukkan peningkatan cukup tajam,” tutur kata Pengamat Lautan, Shashank Joshi, periset di Royal United Services Institute, Inggris.

Joshi menambahkan, kehadiran kapal-kapal perang itu tidak hanya untuk membangun proyek di Barat Lautan Hindia saja. “Tetapi juga meningkatkan patroli di Selatan dan bagian Tengah Lautan Hindia,” tambah Joshi.

Untuk menyaingi kehadiran armada laut China itu, India bersama Amerika Serikat dan Jepang menggelar Latihan Militer Malabar.

“Dengan mengerahkan 20 kapal perang, termasuk dua kapal selam dan 100 pesawat dan helikopter ikut melakukan manuver, memberi kesan bahwa India ingin memberi pesan keras pada China,” tutur Kepala Kebijaksanaan Maritim di Pusat Pemikiran Observer Research Foundation, India, Abhijit Singh,

Sementara itu, para pengamat India mengungkapkan, strategi Pemerintahan PM Narendra Modi yang lebih aktif itu tampak jelas. “India ingin menantang armada perang Tentara Pembebasan Rakyat China,” tutupnya. (inilah)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *