Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

Susi: Garam Langka Karena Petani Belum Panen

Susi: Garam Langka Karena Petani Belum Panen

Medan, SumutOnline –  Masalah kelangkaan garam yang terjadi di beberapa daerah, diakibatkan petani garam belum memasuki musim panen. Untuk itu, pemerintah meminta agar PT Garam kembali melakukan impor demi menjaga kebutuhan garam nasional.

“Selama musim panen petani belum ada, kami akan minta PT garam untuk impor lagi. Itu saja. Karena garam yang sudah diimpor, kan di police-line . Itu akan kita bicarakan supaya stok tidak terganggu,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jakarta, Kamis (27/7/2017)

Dijelaskan Susi, pihaknya telah mengeluarkan aturan impor garam untuk memenuhi pasokan garam nasional. Aturan itu nantinya akan memberikan ketentuan soal impor garam yang dikonsumsi.

“Kan aturan untuk bantu petani, jadi impornya (garam) industri sih urusan perdagangan. Kalau kita mengatur yang konsumsi,” tuturnya.

Mengenai kuota garam yang akan diimpor, Susi menyebut aturan itu bakal dikeluarkan oleh aturan setingkat eselon I atau aturan Direktur Jenderal.

“Itung-itungan harus dirjen dong kalau tidak salah kebutuhan garam konsumsi itu 2,7 juta ton. Kita tidak tahu kapan petani bisa mulai panen. Nanti kita atur,” ucapnya.

Susi juga mengatakan, keinginannya agar Nusa Tenggara Timur (NTT) dipergunakan untuk panen garam, karena memiliki lahan 5 ribu Ha.

“Indonesia sebagai negara swasembada garam, salah satu langkahnya adalah NTT dipergunakan untuk panen garam,” ujarnya. (viva)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *