Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Evaluasi, Koreksi dan Introspeksi Modal Utama Kemajuan Daerah

Evaluasi, Koreksi dan Introspeksi Modal Utama Kemajuan Daerah

Dolok Sanggul, SumutOnline – Evaluasi dan koreksi dan introspeksi sangat diperlukan dalam membangun daerah, karena dari ketiga hal tersebut dapat diketahui sejauh mana hasil kinerja yang telah dicapai.

“Memperingati peristiwa sejarah adalah satu hal wajar dan pantas, sebagai momentum evaluasi, koreksi dan introspeksi atas hasil-hasil kinerja yang kita capai untuk membangun daerah,” kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) saat mkenghadiri peringatan HUT ke-14 tahun Kabupaten Humbahas di Lapangan Merdeka Dolok Sanggul, Sabtu (29/7/2017).

Dijelaskan Gubsu, evaluasi diperlukan untuk mengukur sejauh mana capaian kinerja sebagai tanggungjawab bersama. Sementara koreksi diperlukan karena tantangan yang akan dihadapi sangat berat dan beragam. Sehingga kondisi ril (kenyataan) di lapangan terkadang tidak sejalan dengan program.

“Sedangkan introspeksi dibutuhkan karena kita sebagai manusia tidak luput dari alpa dan lupa, salah dan khilaf,” sebutnya.

Hal tersebut, lanjut Gubsu, bukan saja untuk mendukung penyelesaian tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan, tetapi juga sebagai bentuk kesiapan daerah menghadapi persaingan ketat dalam era globalisasi.

“Dengan demikian, kegiatan peringatan hari ulang tahun suatu daerah akan menjadi penting apabila diarahkan untuk lebih terwujudnya kesejahteraan yang benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Humbang Hasundutan di masa mendatang,” tegas Gubsu.

Pada kesempatan itu, Erry juga berharap di hari jadi yang ke-14 tahun ini, seluruh komponen masyarakat dapat lebih mengembangkan karya kreatif untuk dikontribusikan bagi kemajuan pembangunan.

Sementara, Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor mengatakan, kesempatan perhatian dan dukungan pemerintah provinsi dan Pemerintah Pusat yang telah diberikan, harus diimbangi dengan budaya kerja keras, kerja cerdas dan kerja hebat.

“Sebagaimana yel-yel Humbahas Hebat dan Sumut Paten, aparatur sipil negara bisa menjadi pelayan masyarakat atau Parhobas dalam istilah Batak,” ujarnya.

Hadir pada acara tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpaw, Wakil KSAD Letjen TNI Hinsa Siburian, Anggota DPR RI Junimart Girsang dan Trimedya Panjaitan, Perwakilan DPRD Sumut, serta Bupati Tobasa dan Bupati Samosir, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Azhar Harahap, Kadis Kehutanan Halen Purba dan Kadisbudpar E Marbun.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan berbagai acara itu juga diisi penyematan pakaian adat kepada Kapolda yang juga diberi marga Pakpahan dan Wakil KSAD sebagai putra daerah. (ss)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *