Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

Tujuh Kab/kota Diminta Segera Laporkan Perkembangan Kaldera Toba

Tujuh Kab/kota Diminta Segera Laporkan Perkembangan Kaldera Toba

Medan, SumutOnline – Tujuh kabupaten/kota yang berada di kawasan Danau Toba diminta untuk segera menyampaikan kendala – kendala yang di daerah masing-masing agar tim mendapat data yang pasti untuk segera dicari solusinya.

Tidak hanya itu, ketujuh kabupaten/kota tersebut juga diminta segera melaporkan hal-hal apa saja yang telah dikerjakan di daerahnya sesuai dengan titik-titik geosite yang sudah disepakati dalam rangka menindaklanjuti lima rekomendasi UNESCO.

“Perlu laporan yang jelas dari kabupaten sekitar Danau Toba yang memiliki geosite terkait kendala dan perkembangan pekerjaannya. Agar natinya, tim percepatan Geopark Kaldera Toba bisa merumuskan dan mencari solusinya,” tegas Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Dr Nurhajizah Marpaung, kemarin di Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan, Senin (31/7/2017).

Dijelaskan Waguubsu, tim percepatan Kaldera Toba hingga saat ini terus berupaya untuk menindaklanjuti 5 rekomendasi Kaldera Toba tersebut. Pada saat mengadakan peninjauan di titik-titik geosite, Nurhajizah membawa pelukis agar nantinya dapat mendesain titik-titik geosite mencerminkan kearifan lokal di daerah Kaldera Toba tersebut.

“Dari 18 titik, telah disepakati 8 titik. Semoga 2 minggu kedepan akan selesai desainnya,” ujar nurhajizah seraya menambahkan koordinasi dan kerjasama harus benar-benar dilakukan untuk pembenahan geosite-geosite.

Sementara itu, Sekretaris Deputi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko, bidang Kemaritiman, Elvi Wijayanti mengapresiasi langkah-langkah percepatan geopark Kaldera Toba yang diambil oleh Wagubsu dalam rangka pengusulan Geopark Kaldera Toba yang sudah tampak perkembangannya.

Elvi juga menjelaskan, Menko Maritim memesankan, selain membentuk tim Dossier, juga dibentuk tim pelaksanaan teknis dilapangan yang melibatkan provinsi, 7 kabupaten sekitar Danau Toba. Hal ini perlu dilakukan guna mendukung amenitas.

“ Juga perlu adanya Matriks Time Schedule yang lebih rinci, agar pada waktunya batas waktu dapat tercapai,” ucap Elvi.

Elvi juga menghimbau agar tim dari Sumut terkait Geopark Kaldera Toba dapat mengikuti symposium Asia Pasifik Geopark Network pada bulan september 2017 terkait untuk promosi Geopark Indonesia termasuk Geopark Kaldera Toba.

“Alangkah baiknya teman-teman dari Provinsi Sumatera Utara bisa mengikuti symposium ini guna lebih banyak memberikan informasi tentang pengembangan Geopark Kaldera Toba,” tandasnya, seraya menambahkan bahwa masalah kebersihan hal yang perlu diperhatikan. (ss)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *