Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Betor SKAM Ingatkan Mak Yose Untuk Tetap Rendah Hati

Betor SKAM Ingatkan Mak Yose Untuk Tetap Rendah Hati

Medan, SumutOnline – Kehadiran Yose Piliang Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara (Balon Gubsu) di pangkalan becak bermotor (Betor) Stasiun Kereta Api Medan (SKAM), Rabu (9/8/2017) sekitar Pukul 10.30 WIB, mendapat sambutan hangat para abang betor.

Tanpa sungkan, para abang becak duduk bersama wanita yang akrab disapa Mak Yose yang kemudian menceritakan berbagai hal, mulai dari persaingan angkutan hingga kekecewaan mereka terhadap pejabat pejabat yang sering umbar janji.

“Pahitlah bu. Kalau minta mau dipilih kemari semua. Ketika terpilih lupa sama kita. Bahkan untuk melihat kami saja pun tidak. Tapi ya sudah. Kalau kita rakyat kecil ini dilupakan, nggak lamanya itu jabatannya,” kata Asril kepada Mak Yose.

Hal yang sama juga disampaikan Wak Birong, yang menceritakan harusnya pemerintah sigap merespon keresahan para abang becak dengan hadirnya angkutan berbasis online. Namun, meski berulang kali hal ini mereka sampaikan, kepala daerah tidak pernah menyahuti.

“Waktu mau pemilihan datang minta tolong kemari. Ketika kami melakukan aksi unjuk rasa minta kejelasan aturan angkutan online, walikota dan gubernur tak muncul. Entah siapa-siapa yang diutusnya. Betul kecewa kali kami,” tegasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Mak Yose mengungkapkan, kehadiran teknologi untuk menunjang angkutan umum tidak bisa ditolak. Namun hal ini tentunya dapat diminimalisir dengan cara membatasi jumlah angkutan berbasis online.

“Wak, teknologi ini tidak bisa kita tolak. Tapi bisa kita minimalisir untuk menyelamatkan ikon kita (Betor Medan,red). Salah satunya dengan cara membatasi keberadaan angkutan berbasis online. Insha allah kita sudah memikirkan hal itu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Betor SKAM, Manik mengaku senang atas kunjungan Mak Yose di pangkalan. Mereka bahkan mengaku siap mendukung bilamana Mak Yose mampu memperjuangan hak mereka.

“Hanya satu pinta kami, Bu. Bantulah Kami, Selamatkan Kami dari kedzholiman ini. Kami bukan tidak mau berbenah. Tetapi kami butuh waktu untuk itu. Pegang Handphone gesek (Touchscreen,red) saja kami tidak bisa. Mau cemana kami bisa mengikuti kemajuan zaman,” tegasnya.

Sementara, puluhan abang betor lainnya berharap, Mak Yose tetap rendah hati dan sederhana jika terpilih nanti. “Sering seringlah kemari Bu. Lihat-lihat Kami ini. Dengan silaturahim yang kuat insha allah kita bisa menang,” ucapnya. (ys)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *