Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Konsul AS di Sumut Janji Bantu Pengungsi Sinabung

Konsul AS di Sumut Janji Bantu Pengungsi Sinabung

Medan, SumutOnline – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprvosu) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat untuk Sumut bersepakat memberikan bantuan kepada para pengungsi Erupsi Gunung Sinabung. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengurangi derita para pengungsi.

Kesepakatan ini terjalin saat Wakil Gubsu, DR Nurhajizah menerima kunjungan Konsul AS, Tamra H Greig di ruang kerjanya, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (9/8/2017). Kedatangan Konsul AS itu ke Kantor Wagubsu, dalam rangka keinginantahuan Tamra untuk berbagai hal tentang kemajuan dan perkembangan pembangunan Sumut. Pada kesempatan tersebut, Tamra menanyakan tentang perkembangan pembangunan infrastruktur investasi dari berbagai negara dan perkembangan penanganan bencana Gunung Sinabung.

Wagubsu menjelaskan, berbagai persoalan yang dihadapi saat ini terkait pengungsi adalah penanganan pengungsian dan penyediaan infrastruktur pendukung. Karena itu, Pemprovsu menawarkan kemungkinan kerjasama dalam membantu meringankan beban para pengungsi baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan perekonomian maupun pendidikan anak pengungsi.

Mendengar tawaran tersebut, Tamra yang bekerja di Medan sejak 2015 itu, berjanji akan mencari berbagai peluang kerjasama untuk membantu masyarakat pengungsi di sana. Selain itu, pihaknya juga sangat peduli mengenai perlindungan dan pelestarian hutan tropis dan penyelamatan hewan langka yang berada diambang kepunahan.

Menurut Tamra, pada November 2017 mendatang, pihaknya akan memboyong profesor ahli jurnalisme dan lingkugan ke Medan, Sumatera Utara.  Kepada Wagubsu, Tamra juga mengungkapkan, melalui United State Geological Survey (USGS) nantinya akan membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) dalam menyediakan teknologi berupa informasi deteksi dini letusan gunung Sinabung. “Teknologi tersebut masih digunakan hingga saat ini dan kami terus membantu melakukan monitoring,” ujar Tamra.

Saat membahas pola letusan Gunung Sinabung, yang hingga kini belum juga berhenti sejal letusan tahun 2010, Tamra mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan sejak 2013 dengan membandingkan pola letusan Sinabung dengan pola letusan gunung berapi lainnya yang sama, maka diperkirakan letusan akan terus terjadi hingga tahun 2018. Namun untuk mengetahui kapan sebenarnya Sinabung berhenti erupsi, menurut Tamra dibutuhkan riset lebih lanjut. (ss)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *