Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Soal KTSU, DPRD Labusel Tunggu Putusan PN Rantauprapat

Soal KTSU, DPRD Labusel Tunggu Putusan PN Rantauprapat

Medan, SumutOnline – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) memutuskan untuk menunggu putusan Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat, sebelum membahas lebih jauh sengketa lahan antara Kelompok Tani Sejahtera Utama (KTSU) dengan PT WJ di Lorong Sitiotio, Dusun Kampung Mangga, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba.

Ketua Komisi B DPRD Labusel, Zainal Harahap, mengatakan, pihaknya sudah rapat dengar pendapat (RDP) dengan peserta KTSU dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Namun, saat ini sejumlah pengurus KTSU dilaporkan manajemen PT WJ ke polisi, terkait pendudukan lahan yang disengketakan tersebut.

“Laporan masyarakat sudah kami terima dan telah dilaksanakan rapat dengar pendapat. Jadi kami menunggu proses hukum yang sedang berjalan, setelah ada keputusannya baru kami dalami kembali,” katanya, kepada wartawan di Labusel, Jumat (11/8/2017).

Dijelaskannya, pengurus kelompok tani itu sedang diperkarakan perusahaan, sekarang kasusnya sudah sampai di PN Rantauprapat.

Dewan juga akan segera mengundang Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk meminta penjelasan terkait luasan areal konsesi yang masuk dalam HGU PT WJ.

Karenanya, menurut Ketua DPC PDI-Perjuangan Labusel ini mengharapkan masyarakat untuk bersabar, sehingga permasalahan itu dapat diselesaikan secara baik.

Sebelumnya, puluhan peserta KTSU mendatangi DPRD untuk meminta perlindungan dan pendampingan kepada dewan.  Mereka merasa terancam oleh perusahaan perkebunan PT. WJ, terkait sengketa lahan seluas lebih kurang 24 hektare bekas alur air Sungai Merah di Dusun Sitiotio yang selama ini mereka usahai. (ant)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *