Rabu 20 September 2017
  • :
  • :

Petani Cengkeh di Sipirok Sekolahkan Anak di IPB

Petani Cengkeh di Sipirok Sekolahkan Anak di IPB

Medan, SumutOnline – Dengan bermodalkan 50 batang cengkeh, Ismail Sitompul warga Petani Simanggir, Sipirok, Tapanuli Selatan, bisa menguliahkan anak-anaknya. Hal ini dikarenakan komoditi Cengkeh didaerah itu cukup menjanjikan pagi para petani.

Menurut ayah lima anak itu, setiap kali panen, Ismail mampu meraup keuntungan dari hasil Cengkehnya mencapai Rp50 juta. Untuk per batang pohon Cengkehnya dapat memberikan nilai jual mencapai Rp1 juta.

“Setiap batang pohon Cengkeh dapat menghasilkan Cengkeh setelah dikeringkan berkisar 5 kilogram dengan harga jual per kilonya Rp200 ribu, sedang harga jual cengkeh basah dikisaran Rp80 ribu per kilo,” jelasnya, kepada wartawan, kemarin.

Ismail juga mengungkapkan bahwa Cengkeh yang ditanamnya itu Tumpang Sari bersama 100 batang kopi Arabica diatas lahan sekitar 4 ribu meter persegi.

“Dari atas lahan yang sama namun kita bisa menikmati hasil sekaligus dari dua komoditi berbeda yakni Cengkeh dan Kopi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ismail menjelaskan, dari hasil seratus batang kopinya, dia bisa mendapatkan gabah kopi 50 solup (1 solup setara 1,025 Kg) dalam setiap Minggu yang bisa terjual Rp20 ribu – Rp25 ribu per solup.

“Tekad saya saat ini bagaimana mengurus kebun miliknya dengan baik demi mensekolahkan kelima anak saya, dua dibangku kuliah (Universitas Andalas dan IPB Bogor), satu SMA, SMP dan tingkat Sekolah Dasar,” pungkasnya. (ant)




One thought on “Petani Cengkeh di Sipirok Sekolahkan Anak di IPB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *