Kamis 14 Desember 2017
  • :
  • :

Awas!!!! Hantu Sinetron Gentayangan

Awas!!!! Hantu Sinetron Gentayangan

Medan, SumutOnline – Seorang pria tampak marah ketika Aida menolak cintanya. Pria bernama Anton itu memaksa Aida untuk menikah dengannya. Bersikeras tak sudi, Anton semakin murka. Hampir saja ia menggagahi Aida jika sosok misterius tak menghentikannya.

Dia, entah siapa, karena tak terlihat wajahnya. Hanya tampak tangan, sepertinya laki-laki. Sosok itu tiba-tiba muncul dan melindungi Aida. Dia mendorong Anton dan menakutinya. Seketika, Anton tewas begitu saja.

Rupanya, Anton adalah pria jahat yang masih tak rela Aida, mantan kekasihnya, menikahi pria bernama Bagus. Ya, Bagus, akhirnya saya tahu, sosok yang tak disorot wajahnya adalah Bagus, suami Aida yang telah tiada. Dia dibunuh Anton hingga arwahnya gentayangan.

Tapi bukan untuk menakuti sembarang orang, hanya pada Anton, yang haus cinta Aida. Ini bukan kisah nyata, hanya sepenggal adegan dalam sinetron Jodoh Wasiat Bapak. Tayangnya di ANTV, diputar setiap hari selepas petang hingga malam.

Jodoh Wasiat Bapak merupakan satu dari sekian banyak sinetron horor komedi yang ternyata sedang digandrungi masyarakat Indonesia saat ini. Di ANTV sendiri, film dengan tema sejenis bisa dibilang jadi program unggulan. Sebut saja beberapa di antaranya Cantik-Cantik Kucing Dapur, Malaikat Tak Bersayap, dan Ada Si Manis di Jembatan. Terbaru bahkan ada Tak Kasat Mata, yang dinilai lebih seram.

Bukan hanya ANTV, stasiun televisi lain juga ikut mewarnai programnya dengan kisah-kisah mistis yang dibalut dengan komedi dan atau nilai moril bernafas religi. Tentu saja, tren genre seperti ini mengingatkan saya dan mungkin Anda, generasi yang lahir sebelum generasi Z, pada sinetron-sinteron mistis-religi yang sangat booming di rentang tahun 90-an hingga 2000-an.

Masih ingat dengan Rahasia Ilahi, Hidayah, dan judul-judul lain yang kala itu tayang di TPI dan stasiun TV lain? Masih teringat jelas di ingatan saya bagaimana kisah-kisah kematian mengerikan dalam sinetron itu begitu menghantui kita. Entah yang jenazahya tak diterima di bumi, tiba-tiba dikerubungi belatung, liang lahat yang terasa sempit, dan masih banyak lagi penggambaran mengerikan para pembuat sinetron itu menyuguhkan definisi azab versi mereka.

Tren sinetron seperti ini pun terasa bangkit lagi sekarang. Bedanya, kali ini kerap dibalut humor dengan bumbu-bumbu komedi di antara para karakternya. Jika dahulu kerap mengklaim mengadopsi kisah nyata, sinetron horor, mistis zaman kini lebih suka mengadaptasi istilah inspirasi dari kejadian yang terjadi di sekitar kita. Kisahnya fiktif, fantasi, namun kerap ada di keseharian.

Azab yang mengerikan itu juga tak seekstrem zaman dahulu dan lebih menonjolkan balasan duniawi yang menyengsarakan, bahkan terkadang mematikan, atas perbuatan-perbuatan jahat masa lalu.

Kehadiran sinetron-sinetron ini seperti jamur yang menular dari satu stasiun TV ke lainnya, berkembang biak dan membentuk ulang tren genre horor, mistis. Populer, pun sudah pasti banjir kritikan. Bagi mereka yang tak suka, sinetron-sinetron ini dianggap tontonan tak berkualitas, tanpa mutu yang jelas. Lantas, mengapa masih pantas tayang di TV-TV berkelas?

Menilik film-film yang tayang di bioskop di tahun 2017 ini, tren horor memang sedang naik daun. Pengabdi Setan, dikutip dari filmindonesia.or.id, Jumat, 3 November 2017, telah ditonton lebih dari 3,8 juta orang dan menduduki peringkat kedua box officeIndonesia tahun 2017, satu peringkat di bawah Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 yang meraup 4 jutaan penonton.

Menariknya, Danur, Jailangkung, dan The Doll 2 merupakan film genre horor yang bertengger di posisi 10 besar. Artinya, horor jadi salah satu genre unggulan di dunia perfilman kita tahun ini. Rupanya televisi pun demikian. Bedanya, horor yang disajikan lebih soft atau tidak ekstrem.

Kemasannya juga kerap dibalut dengan unsur religi dan atau komedi. Berdasarkan data yang dirilis Nielsen selama 22 Oktober hingga 1 November 2017 dari 11 kota di Indonesia, Jodoh Wasiat Bapak (ANTV) adalah serial lokal yang paling banyak ditonton dengan rating 4,5 dan share 18,0.

Selanjutnya, berturut-turut ada Dunia Terbalik (RCTI), Cahaya Hati (RCTI), Anak Langit(SCTV), Malaikat Tak Bersayap (ANTV), Ada si Manis di Jembatan (ANTV), Malaikat Tak Bersayap (ANTV), Wanita Perindu Surga (ANTV), Jodoh Wasiat Bapak (ANTV), Tuhan Ada di Mana-Mana (SCTV), Kecil-kecil Mikir Jadi Manten (ANTV), Kuasa Ilahi (MNCTV), Dear Nathan (RCTI), Cantik-Cantik Kucing Dapur (ANTV), Top Tukang Ojek Pengkolan(RCTI), Pura Pura Haji (RCTI), Tak Kasat Mata (ANTV), Dia (SCTV), Anak Masjid (SCTV), dan Iiihhh Seerreemm (RCTI).

Dari data tersebut dapat dilihat, sebagian besar sinetron yang sedang diminati masyarakat saat ini memang bertema horor dan religi. Tidak sampai 5 judul dari 20 program unggulan yang bukan genre tersebut.

Berdasar data yang sama, seri horor komedi ANTV juga menjadi program nomor satu di slot tayangan masing-masing selama dua minggu belakangan ini. Jodoh Wasiat Bapak mendapat share 18,0, Ada si Manis di Jembatan dengan 20,1, dan Tak Kasat Mata dengan 18,9. Mengapa tren horor kembali menguasai program pertelevisian? (vnc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *