Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Film Senjakala Manado Tayang di AS

Film Senjakala Manado Tayang di AS

Medan, SumutOnline – Film Senjakala di Manado baru saja keliling Amerika Serikat. Film karya sutradara Deni Pusung itu mendapat sambutan hangat saat di putar di sejumlah kota di Negeri Paman Sam.

Film yang dibintangi Ray Sahetapy, Mikha Tambayong dan Fero Walandouw diputar di tiga kota seperti Los Angeles, Washington DC dan New Jersey.

“Kami selama dua minggu di Amerika, filmnya ditonton di Los Angeles, Washington DC dan New Jersey. Untuk LA dan NJ digelar kekeluargaan ada sekitar 50-60 orang yang ikut nobar di perumahan. Sedangkan di Washington diputar di bioskop,” kata Produser Marapati Production Megamas, Ina Marapati baru-baru ini.

Ina menambahkan, dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan KBRI di Washington DC untuk dapat memutar film yang mengeksplorasi keindahan Minahasa, Sulawesi Utara itu.

“Oleh KBRI kami lalu disediakan undangan untuk 100 orang. Itu pun penuh dan dirasa kurang banyak. Kami enggak sangka antusiasnya begitu baik,” ujarnya.

Aktor senior Ray Sahetapy yang turut ambil bagian dalam film ini mengaku bangga. Sebagai orang Minahasa, Ray Sahetapy antusias mendapat kesempatan main di film Senjakala di Manado.

“Tentunya saya bangga. Karena saya lahir di Sulawesi, orangtua saya Minahasa. Saya seperti dapat tugas untuk membawa gagasan Minahasa yang mulai luntur. Semoga film ini bisa mengungkit kekuatan Nusantara secara keseluruhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ray berharap film Senjakala di Manado dapat memperkaya keindahan budaya dan pariwisata Indonesia ke mata dunia.

“Apalagi kalau lihat filmnya itu pemandangan Manado dengan pohon kelapa yang berjejer rapi. Itu enggak ada di negara lain. Orang Amerika saja tertarik dan antusias melihatnya. Ini sekaligus menjadi promosi tentang keindahan Indonesia,”  ucapnya.

Rencananya, awal tahun depan Ray Sahetapy dkk akan kembali diundang ke Amerika Serikat untuk menayangkan film ini di tempat yang lebih besar. Dan kabarnya, hal itu menggugah Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) pimpinan Angelica Tengker untuk membuat sekuelnya.

“Kami berharap setelah Amerika, kami bisa masuk ke negara lain. Awal Januari nanti kami diundang lagi dan difasilitasi ke tempat yang lebih besar sekitar 800 kursi. Kalau untuk sekuel, kita tunggu tanggal mainnya ya,” kata kerabat Nagita Slavina ini. (inc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *