Kamis 14 Desember 2017
  • :
  • :

Soal Alat Sadap, KPK Kejasama Dengan Asing?

Soal Alat Sadap, KPK Kejasama Dengan Asing?

Medan, SumutOnline – Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi adanya kerjasama KPK dengan asing terkait alat sadap dan kerjasama intelijen.

Menanggapi hal itu, Pengamat Komunikasi Politik, Emrus Sihombing mengatakan, DPR harus segera memanggil KPK guna meminta penjelasan terkait hal tersebut.

“Saya kira teman-teman di DPR harus memanggil komisioner untuk mengklarifikasi tentang pelatihan intelijen dan alat sadap tersebut,” tegasnya.

KPK perlu memberikan penjelasan agar tidak menimbulkam keresahan dipublik. KPK pun diminta bersedia datang memenuhi undangan Pansus Angket.

“Harus dipanggil mereka (KPK) menjelaskan itu, bagaimana duduk persoalannya, untuk apa digunakan, jangan nanti digunakan untuk hal yang tidak pemberantasan korupsi, tapi digunakan untuk konteks lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Taufiqulhadi mengatakan, pihaknya menduga KPK selama ini menerima dana asing dalam pengadaan alat sadap. Pihaknya pun akan melakukan audit terhadap hal tersebut. Tak hanya itu KPK ditengarai juga melakukan kerjasama intelijen dengan negara asing.

“Kami juga mengkhawatirkan adanya kerjasama dengan asing dalam bentuk pelatihan dan sebagainya. Jadi, kami dari dulu sudah mempersoalkan hal tersebut. Kami dari dulu sudah mencurigai hal itu,” imbuhnya. (inc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *