Kamis 14 Desember 2017
  • :
  • :

Banjir Langkat, Warga Kembali Mengungsi

Banjir Langkat, Warga Kembali Mengungsi

Langkat, SumutOnline – Banjir yang kembali merendam Kabupaten Langkat memaksa warga untuk kembali mengungsi di tenda-tenda di lokasi pembangunan jalur rel kereta api Trans Sumaetera. Hal ini dilakukan warga karena rumah mereka digenangi air yang mencapai 1 meter.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Sei Lepan dan Kecamatan Babalan. Sebelumnya, warga telah mengungsi dan sempat pulang ke rumah saat banjir surut.

Di lokasi pengungsian, warga mendirikan tenda-tenda darurat milik sendiri dan juga bantuan dari Batalyon Marinir 8 Tangkahan Lagan, sembari membawa perlengkapan sehari-hari. Pengungsi sebagian besar didominasi anak anak dan kaum perempuan.

Dari amatan dilokasi pengungsian, warga juga membawa serta kendaraan ke tenda pengungsian. Salah seorang pengungsi, Indah mengatakan, banjir yang melanda daerahnya sudah terjadi sejak sepekan yang lalu.

Ia dan keluarga terpaksa harus kembali ke tenda pengungsian karena air banjir yang kembali naik. “Banjir yang kembali melandar Langkat ini diakibatkan hujan lebat yang mengguyur dan naiknya air sunga. Akibatnya air Sungai Pelawai dan Sungai Lepan kembali meluap dan menggenangi ribuan rumah warga,” imbuhnya. (ed)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *