Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Asahan & Tanjung Balai Terendam  

Asahan & Tanjung Balai Terendam  

Medan, SumutOnline – Penanganan korban banjir Asahan, Tanjung Balai dan Langkat haruslah dilaksanakan dengan baik.

Pasalnya, kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi, curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini salah satu dari penyebabnya banjir terjadi. Dan masyarakat dihimbau agar tetap waspada, karena bisa saja kemungkinan banjir besar datang.

Erry mengaku prihatin akan bencana banjir yang melanda kedua daerah tersebut. “Tidak ada yang ingin terjadi bencana, tapi bencana selalu datang tanpa kita duga-duga,” tuturnya.

Menurut Erry, 0k0alau terjadi bencana dikarenakan ulah manusia seperti membuang sampah sembarangan hingga penebangan hutan lindung. Dalam hal ini Gubsu menghimbau kepada kedua daerah yang terjadi bencana banjir untuk menjaga lingkungan agar bencana alam seperti banjir bisa terhindari.

Sementara, Walikota Tanjung Balai M Syarial, mengatakan banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Asahan dan beberapa sungai lainnya serta tingginya curah hujan yang meremdam rumah warga dengan ketingginan 80 hingga 100 cm.

Begitu terjadinya bencana banjir, lanjut  Walikota Tanjung Balai mengatakan langsung melakukan upaya-upaya tanggap darurat seperti pemasangab tenda evakuasi serta posko kesehatan serta dapur umum.

Sementara jumlah yang korban banjir di Tanjung Balai sebanyak 4.944 kepala keluarga .
Sama halnya dengan korban banjir Asahan yang mencapai 4.424 kepala keluarga.

Wakil Bupati Asahan H Surya pihaknya juga melakukan hal yang sama seperti Tanjung Balai karena sesuai dengan intruksi dari Gubernur Sumut, “Harus tanggap dengan bencana alam apapun yang terjadi di daerah,” cetusnya. (ki)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *