Jumat 24 November 2017
  • :
  • :

Golkar Menyayangkan Pernyataan Pengacara Setnov

Golkar Menyayangkan Pernyataan Pengacara Setnov

Medan, SumutOnline – Pengurus Partai Golkar sangat menyayangkan pernyataan kuasa hukum, Setya Novanto yang mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi akan memecahbelah Indonesia.

“Saya heran begitu gampangnya pengacara terkenal dan senior begitu mudahnya mengatakan KPK mau memecah belah Indonesia. Saya tidak mengerti maksud beliau ini,” kata Ketua Bidang Hankam DPP Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo.

Indra menjelaskan, sebagai sebuah lembaga negara, KPK sudah bekerja sesuai Undang-undang. Seharusnya, kuasa hukum Novanto ikuti proses hukum yang berjalan.

“KPK kan juga bekerja atas dasar UU, pimpinannya dipilih melalui mekanisme DPR. Harusnya beliau yang sangat matang dan mengerti hukum, iya ikuti saja prosedur hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Menurut Indra, seharusnya kuasa hukum Novanto tidak mengeluarkan pendapat seperti itu karena jika ingin melawan putusan KPK maka bisa lewat ranah praperadilan.

“Mau menuntut KPK, melakukan pengajuan lagi praperadilan silahkan lakukan. Tapi jangan menyatakan KPK mau memecah belah bangsa, saya jadi tidak yakin apakah ini benar petnyataan beliau,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika sang kuasa hukum tetap melakukan hal serupa ini justru akan menjadi bumerang untuk Setya Novanto.

“Bila menggunakan cara seperti ini terus, apalagi membawa nama Presiden, TNI dan Polri, yang terkena dampaknya kan SN sendiri,” tandasnya.

Sebelumnya, Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyebut tindakan KPK memanggil kliennya adalah inkonstitusional bila tanpa izin presiden. Apabila nantinya KPK menggunakan upaya paksa, dia meminta perlindungan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pasti kita minta perlindungan pada presiden, termasuk polisi dan juga TNI. Mereka itu (KPK) mau memecah belah Indonesia. Jelas itu ada indikasi memecah belah Indonesia. Mereka melakukan tindakan inkonstitusional,” ujar Fredrich. (inc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *