Jumat 24 November 2017
  • :
  • :

Korban Banjir Langkat Buka Posko Bantuan

Korban Banjir Langkat Buka Posko Bantuan

Langkat, SumutOnline – Korban banjir Langkat sampai saat ini belum menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Langkat. Warga terpaksa mengungsi ke tepi Jalan Lintas Sumatera sembari mengharapkan bantuan dari relawan.

Banjir yang masih merendam dua kecamatan yakni Kecamatan Sei Lepan dan Kecamatan Babalan telah merendam ratusan rumah dan lahan  pertanian dan pekebunan milik warga.

Karena tidak adanya bantuan dari Pemkab Langkat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, warga terpaksa membuat posko darurat untuk menampung dan menerima bantuan makanan untuk makan mereka sehari – hari.

Posko darurat ini dibuat di tepi jalur Lintas Sumatera, seperti halnya warga Kecamatan Babalan yang membuat posko darurat hanya dengan menggunakan satu meja saja. Sejumlah perlengkapan masak juga disiapkan di posko tersebut.

Menurut warga, mereka sudah membuat posko darurat ini sejak lima hari lalu dan berharap ada relawan yang memberikan bantuan bahan makanan kepada mereka.

Meski tidak melakukan pengutipan di jalan, karena adanya larangan dari pihak kecamatan, namun bantuan makanan tak juga kunjung datang dari pemkab setempat.

Warga hanya menerima bantuan berupa beras, mie instan dan air mnineral dari warga sekitar yang rumahnya tak terendam banjir. Selain itu, meski air sempat surut, namun banjir kembali naik dua hari lalu dan hingga kini belum juga surut/ dengan ketinggian 50 sentimeter hingga satu meter.

Seperti diketahui, banjir di Kabupaten Langkat terjadi Pekan lalu yang disebabkan karena meluapnya sejumlah aliran sungai dan merendam 6 kecamatan. Namun secara perlahan air banjir mulai surut dan hingga kini masih merendam dua kecamatan.

Curah hujan yang masih tinggi dan pasang Perdani di laut membuat air lambat surut dan menyebabkan warga harus mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat mereka. Selain itu, ada juga warga yang mengungsi dan mendirikan tenda darurat di bantaran rel kereta api sambil menunggu air surut. (ed)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *