Selasa 21 November 2017
  • :
  • :

Pembayaran Wajib Pajak Pribadi 51 Persen

Pembayaran Wajib Pajak Pribadi 51 Persen

Medan, SumutOnline – Ditjen Pajak tak menampik implementasi pengampunan pajak turut mengerek pertumbuhan kontribusi kelompok tajir dalam struktur penerimaan pajak.

Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal mengatakan, data Ditjen Pajak menunjukkan bahwa pertumbuhan pembayaran pajak dari wajib pajak orang pribadi sekitar 51 persen.

“Betul seperti itu, cuma untuk eksplorasi datanya kami masih menunggu biro komunikasi dan layanan informasi menginfokan data generiknya,” ujarnya, Selasa (14/11/2017).

Sebelumnya, diberitakan kontribusi penerimaan pajak wajib pajak (WP) orang pribadi khususnya dari kelompok orang kaya hingga Oktober kemarin terkerek naik sebesar 51 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, fenomena itu merupakan implikasi langsung dari pengampunan pajak.

Sewaktu implementasi kebijakan itu berlangsung, banyak WP yang membayar pajak namun tidak mengungkapkan asetnya atau sama sekali tak mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Meski demikian, bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengakui bahwa implementasi pengampunan pajak tak banyak menambah jumlah wajib pajak baru.

Berdasarkan catatan Bisnis, jumlah WP baru dari hasil implementasi kebijakan tersebut hanya berkisar 48.000. Walaupun demikian, dari sisi kepatuhan, pembayar pajak super kaya kini relatif lebih jujur dan tertib membayar pajak.

Harus diakui selama ini struktur penerimaan WP OP didominasi WP karyawan. Pada Juli lalu, kontribusi penerimaan WP OP karyawan mencapai 12 persen dari total penerimaan, sedangkan WP OP non karyawan kontribusinya hanya 1 persen.

Ketimpangan dalam struktur penerimaan PPh itu mendorong otoritas pajak untuk meningkatnya kontribusi penerimaan dari kelompok WP OP non karyawan khususnya kalangan super kaya. (bc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *