Kamis 23 November 2017
  • :
  • :

6 Wakil India Mundur Dari China Open 2017

6 Wakil India Mundur Dari China Open 2017

Medan, SumutOnline – Enam wakil dari India memutuskan mundur dari Kejuaraan China Open Super Series 2017 dikarenakan faktor kelelahan.

Dikabarkan, pasca menjalani Kejuaraan Nasional India 2017 para pemain India banyak mengalami kelelahan, sehingga tidak cukup fit untuk mengikuti dan mundur dari turnamen China Open 2017.

Sebelumnya, jadwal China Open 2017 banyak mengundak kritikan dari berbagai kalangan dikarenakan jadwalnya yang berdekatan, yang dimulai, Selasa (14/11/2017).

Fakta bahwa turnamen tersebut diadakan setelah dua turnamen beruntun di Eropa yakni di Denmark Open dan French Open membuat para pemain utama India banyak yang bertumbangan dan tidak mampu untuk menjalani turnamen di Fuzhou.

Setelah pebulutangkis peringkat dua dunia Kidambi Srikanth mundur akibat cedera, tunggal putra India lainnya yang ikut mundur dari turnamen adalah Sai Praneeth B, Sameer Verma, Ajay Jayaram, dan juga Parupalli Kashyap yang membuat India tinggal menyisakan dua pemain di sektor tunggal putra, yakni Prannoy HS dan Sameer Sourabh.

Bagi Sai Praneeth B, mundur dari China Open merupakan kerugian karena sang pemain masih berjuang untuk lolos ke kejuaraan Super Series Finals Dubai Desember mendatang, di mana saat ini sang pemain masih menduduki peringkat 15 besar destinasi Dubai.

Sedangkan bagi Kidambi Srikanth, tak ikut ambil bagian di China Open tak memengaruhi langkahnya untuk ikut berpartisipasi di Kejuaraan Super Series Finals Dubai mendatang setelah raihan empat gelar super series pada musim ini yang membawanya ke peringkat pertama destinasi Dubai.

Sedangkan wakil keenam India yang juga mundur di China Open 2017 adalah pasangan ganda campuran Sikki Reddy/Pranaav Jerry Chopra yang memutuskan mundur lantaran Pranaav Jerry Chopra juga mengalami cedera yang didapatkannya di Kejuaraan Nasional India pada pekan lalu.

Turnamen China Open Super Series Premier 2017 berlangsung pada, Selasa (14/11/2017) yang dimulai dari babak kualifikasi hingga (19/11/2017) mendatang dengan total hadiah sekira USD 700.000 atau berkisar Rp9,4 miliar. (loc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *