Kamis 14 Desember 2017
  • :
  • :

Pelaku Penipuan Berkedok Masuk PNS Diringkus

Pelaku Penipuan Berkedok Masuk PNS Diringkus

Binjai, SumutOnline – Kepolisan Resort Binjai meringkus dua orang pelaku penipuan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Kejaksaan Negeri Binjai.

Pelaku berhasil meraup uang hingga miliaran rupiah dari 18 orang yang menjadi korban. Kedua pelaku yakni, Dani Syahputra (50) warga Jalan Tangguk Bongkar IX, Kelurahan Tegal II, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan Suwarno warga Desa Sendang Rejo, Kabupaten Langkat.

Kedua tersangka berhasil diamankan polisi setelah adanya laporan warga yang menjadi korban penipuan dengan iming-iming masuk menjadi PNS.

Dani Syahputra sebagai otak pelaku merupakan PNS di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang sudah dipecat, diringkus petugas di Wilayah Saeintis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkakan Suwarno berperan mencari calon korban yang ingin menjadi PNS.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa foto copy Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan kwintansi bukti setoran uang tunai dari para korban kepada pelaku.

Ketika ditanya, Dani mengaku melakukan penipuan berkedok menejadi PNS ini sejak tahun 2014 lalu. “Untuk tamatan SMA dan D3, saya mematok tariff Rp125 juta per orang, sedangkan untuk tamatan S1 ditarif sebesar Rp175 juta. Uang hasil kejahatan telah saya gunakan untuk membeli lahan pertanian.

Kapolres Binjai, AKBP Rendra Salipu mengatakan, kedua pelaku diamankan polisi setelah adanya laporan dari 18 orang yang menjadi korbannya.

“Salah seorang korban, Iswarno melaporkan kejahatan Dani karena janji pelaku yang semulanya hendak memasukkankan anaknya menjadi PNS tak sesuai harapan. Dan dari 18 korbannnya, tersangka berhasil meraup uang hingga Rp1,9 milyar,” tegas Kapolres Binjai.

Keduanya akan dijerat sesuai pasal 378 atau 372 KUH pidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (ed)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *