Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

Ahmadinejad Dituding Korupsi

Ahmadinejad Dituding Korupsi

Medan, SumutOnline – Banyaknya rumah dan gedung yang rubuh pada gempa bumi yang terjadi, Pekan lalu di Iran dikarenakan kesalahan para pemborong dan pemerintahan yang lama.

“Rumah-rumah yang dibangun pemerintah hancur lebur, sedangkan rumah yang dibangun kontraktor lokal tetap kokoh berdiri. Jelas ada indikasi korupsi,” kata Presiden Rouhani di depan sidang cabinet,” Presiden Iran, Hassan Rouhani, kemarin.

Rouhani menekankan, dalam waktu dekat para pembangun rumah rakyat akan dihukum. Sementara itu, Jaksa Agung di Kermanshah, Mohammad Hossein Sadeghi yang merupakah salah satu yang paling parah terkena dampak gempa, mengungkapkan, mutu bangunan yang hancur akan segera diselidiki dan pihaknya akan menyusun tuduhan bagi para pemborong akan dimintai pertanggung jawaban.

“Bila konstruksi bangunan terbukti bermasalah, maka pihak-pihak yang terlibat akan diinterogasi,” kata Hossein Sadeghi.

“Perintah penahanan sejumlah pembangun dan kontraktor juga telah dikirimkan dan ditindak lanjuti. Termasuk di kota Islamabad-e-Grab yang cukup parah,” tuturnya.

Sementara itu, Hesmatollah Falahatpisheh, seorang anggota parlemen Iran mengatakan, penduduk yang menjadi korban bencana mengeluh karena lambatnya bantuan dari pemerintah pusat. Mulai dari makanan, minuman, tenda-tenda penampungan hampir belum terkirim ke kawasan bencana.

Sebelumnya, gempa bumi yang melanda Kota Sarpol-e-Zahab, Iran mengakibatkan 530 orang tewas. Foto-foto yang beredar di linimasa menggambarkan rumah-rumah tampak utuh dan masih berdiri tegak, di samping rumah rakyat yang dibangun Pemerintah Iran.

Pada tahun 2011 lalu, Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengeluarkan inisiatif untuk membangun perumahan rakyat, termasuk di Kota Sarpol-e-Zahab. (inc)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *