Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

Menang Prapid, 2 Terdakwa Pencurian Sawit Tolak Persidangan

Menang Prapid, 2 Terdakwa Pencurian Sawit Tolak Persidangan

Langkat, SumutOnline – Dua orang terdakwa kasus pencurian lima janjang buah kelapa sawit di Kabupaten Langkat menolah jalannya sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Stabat. Pasalnya, kedua terdakwa menang di praperadilan dua bulan lalu.

Terdakwa terlihat melepas baju tahanan dan tetap bertahan duduk di kursi pengunjung. Kedua terdakwa tersebut yakni Tulis Ginting dan Arifin Ginting warga Kabupaten Tanah Karo dan Kota Binjai.

Diceritakan, kedua terdakwa yang di tuduh melakukan aksi pencurian lima janjang buah sawit di salah satu perkebunan swasta yang berada di Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat ini, menolak mengikuti jalannya persidangan yang dipimpin Hakim Ketua, Raden Aji Suryo.

Pasalnya kedua terdakwa merasa sudah tidak bersalah setelah keluarnya vonis hakim Pengadilan Negeri Stabat pertanggal 30 Agustus 2017 lalu, saat melakukan pra peradilan kasus yang mereka terima dan memenangkan gugatan dua terdakwa.

Meski majelis hakim berulang kali meminta terdakwa untuk duduk dikursi terdakwa, namun kedua terdakwa tetap bertahan di kursi pengunjung dan melepas baju tahanan yang seharusnya mereka pakai selama di ruang sidang.

Kedua terdakwa juga meminta agar majelis hakim membaca amar putusan pra peradilan mereka dan tidak meneruskan pesidangan serta membebaskan mereka dari kurungan. Namun majelis hakim malah menutup sidang dan meninggalkan ruang sidang.

Kedua terdakwapun akhirnya dimasukkan kembali ke dalam sel tahanan sementara Pengadilan Negeri Stabat. Salah seorang terdakwa Tulis Ginting, mengatakan mereka sudah menang pra peradilan jadi untuk apa mereka harus mengikuti persidangan kasusnya. Semua tuduhan yang mereka terima sudah digugurkan oleh pra peradilan.

Kedua tedakwa juga mengaku hanya sebagi pekerja di perkebunan kelapa sawit milik warga dan bukan mencuri dilahan perkebunan swasta tersebut.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Dahsyat Tarigan mengatakan, memang sudah ada keputusan dari majelis hakim tentang pra peradilan terdakwa dan memenangkan kasus terdakwa namun persidangan kasus tersebut masih tetap dilanjutkan oleh kejaksaan dan pengadilan.

Kuasa hukum terdakwa juga tetap bertahan untuk tidak akan mengikuti persidangan dan meminta agar kedua terdakwa dibebaskan dari sela tahanan karena divonis tidak bersalah. (ed)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *