Senin 23 April 2018
  • :
  • :

Pertama, New Orleans Dipimpin Walikota Perempuan

Pertama, New Orleans Dipimpin Walikota Perempuan

Medan, SumutOnline – Untuk pertama kalinya sepanjang hampir 300 tahun, New Orleans memilih Walikota Perempuan, LaToya Cantrell yang merupakan seorang anggota dewan kota yang membantu proses pemulihan daerahnya akibat terjangan Badai Katrina.

Menurut laporan media setempa, Cantrell meraih 60 persen suara pemilih dengan pesaing utamanya mantan hakim Desiree Charbonnet.

Cantrell berjanji akan memimpin dengan integritas dan mendengarkan aspirasi semua warga New Orleans, kota yang terkenal dengan makanan pedas dan Club Jazz sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.

Sementara, Walikota Mitch Landrieu, yang masih menjabat, mengucapkan selamat kepada Cantrell sebagai walikota terpilih.

Pada 2016, sekitar 19 persen walikota di daerah penduduk lebih dari 30 ribu jiwa di AS merupakan perempuan. Cantrell merupakan pendatang baru di dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota dewan kota pada 2012 berkat kontribusinya bersama lembaga nirlaba lingkungan hidup bagi pemulihan kota pascaterjangan Badai Katrina.

Hampir 80 persen New Orleans terendam karena pertahanan banjir kota tersebut menurun. Ray Nagin, yang saat itu menjabat sebagai walikota saat dan setelah Badai Katrina, dihukum 10 tahun penjara karena penyuapan, pencucian uang dan sejumlah tuntutan lainnya saat masih memerintah.

Cantrell akan bertugas sebagai Walikota New Orleans ke-51, saat kota tersebut merayakan ulang tahunnya yang ke-300. (inc)




KOMENTAR