Kamis 26 April 2018
  • :
  • :

Ngunduh Mantu, Kopi Mandailing & Markobar Turut Tersaji 

Ngunduh Mantu, Kopi Mandailing & Markobar Turut Tersaji 

Medan, SumutOnline – Berbagai hidangan lezat bakal tersaji dalam rangkaian acara Ngunduh Mantu Muhammad Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu di Medan.

Selain kaya dengan masakan adat Tapanuli Selatan dan campuran nasional, ternyata ada dua menu permintaan dari keluarga Bobby dan Kahiyang.

Keluarga Bobby Nasution meminta harus ada Kopi Mandailing saat acara, sedangkan Abang Kahiyang, Gibran Rakabuming meminta harus ada Markobar atau Martabak Kota Barat.

Hal ini dijelaskan Dewi Nasution, Penanggung Jawab Katering pada acara Ngunduh Mantu ini. “Untuk resepsi tanggal 26 November, ada permintaan Mas Gibran yaitu Markobar dihidangkan dan dari Keluarga Mas Bobby yaitu Kopi Mandailing,” ujarnya, kemarin.

Secara keseluruhan, Dewi mengurai mulai mempersiapkan makanan mulai dari tanggal 21 November 2017 saat acara penabalan Boru Siregar untuk Kahiyang di Jalan STM, Suka Tangkas, Kecamatan Medan Johor di Rumah Tulang Bobby,  Doli Sinomba Siregar.

Di sini, pihaknya menghidangkan menu khas Tapanuli Selatan seperti ikan sale balado bawang batak, sambal tuk tuk, ikan mas goreng garing dengan sambal asin, juga sup. Sedangkan untuk menu utama ada mi rebus Medan, martabak dan sate padang.

Hidangan ini akan disediakan juga pada acara adat tanggal 24-25 November 2017. “Menu khas Tapsel nya tidak jauh beda dengan acara saat pemberian marga. Namun, ada tambahan daging balado renyah. Sedangkan untuk pondoknya (makanan penutup/ringan) ada sate ayam lontong dengan roti jala ciri  khas Sumatera Utara, martabak dan kari kambing,” bebernya.

Acara penyajikan makanan akan dimulai dari pagi hingga acara Manortor selesai, Sabtu (25/11/2017). Selanjutnya untuk resepsi, Minggu (26/11/2017) diakui Dewi lebih nasional, karena ada campuran hidangan khas Sumatera Utara dengan daerah lain.

“Kalau menu dari daerah lain ada ayam goreng tangkap, pindang daging sapi, ikan saos mangga, balado daging suir seperti abon tapi pakai cabai,” jelasnya.

Untuk makanan ringannya sama seperti acara perkawinan lain. “Ada dimsum, tomyam, steam, es krim, sate, mie ayam dan banyak lainnya. “Semua sama, tidak ada memu khusus. Kecuali permintaan Mas Gibran untuk Markobar dan dari Keluarga Mas Bobby dengan Kopi Mandailing,” beberna.

Pihaknya, lanjut Dewi sudah menyediakan makanan untuk 5000 orang, sesuai undangan yang disebar 2.500. Untuk menyiapkan segala hal saat acara, Dewi akan menugaskan 300 pramusaji selama acara berlangsung. (ki)




KOMENTAR