Kamis 26 April 2018
  • :
  • :

Pengurus Partai Jangan Banyak Bicara, Tapi Harus Banyak Bekerja

Pengurus Partai Jangan Banyak Bicara, Tapi Harus Banyak Bekerja

Medan, SumutOnline – Pengurus DPD Partai Hanura Sumatera Utara diingatkan untuk lebih banyak bekerja dan melakukan konsolidasi dengan kabupaten/kota hingga ke ranting. Agar Hanura bisa memenangkan Pemilihan Umum 2019.

“Saya ingatkan, jangan besar pasak dari pada tiang. Lebih banyak lah bekerja untuk Pemilu 2019. Kabupaten/kota harus diberdayakan,” kata Ketua Umum DPP Partai Hanura, Dr Oesman Sapta saat acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Hanura Sumut di Lapangan Benteng Medan, Kamis (23/11/2017).

Hadir diacara tersebut, Sekjen DPP Partai Hanura, Saripuddin Suding, Wakil Gubernur Sumut, Dr HJ Nurhajizah Marpaung, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, Walikota Binjai, Idaham, Bupati Deli Serdang, Azhari Tambunan, Pengurus DPP Partai Hanura, Pengurus DPD Hanura Sumut dan seluruh kader.

Pada kesempatan tersebut Oesman Sapta mengatakan, Kota Medan sudah tidak asing lagi pada dirinya, karena pada tahun 1967 sampai tahun 1970 dirinya tinggal di kawasan Medan Baru yang pada saat itu membentuk Bandd Legendari The Mercy’s.

“Saya ke Medan ibarat pulang kampung. Saya cukup lama disini. Saya kenal betul karakter anak Medan. Anak Medan tidak perlu banyak bicara tapi banyak bekerja. Tidak perlu banyak pidato di Medan ini dan jangan main-main dengan Anak Medan. Karena ini Medan Bung,” cetusnya.

Menurut Oesman Sapta, jika ingin sukses dan berhasil di Indonesia harus lulus di Medan. “Buktinya Wakil Gubernur Sumut kita adalah orang Medan, begitu juga dengan walikotanya yang kerjanya sedikit saja. Ya enaklah Walikota Medan ini, Jadi jangan lupa Walikota Medan di tahun 2018 dan 2019 mendatang ,” ketusnya.

.Oesman Sapta juga mengingatkan, Pengurus DPD Hanura Sumut harus bisa bekerja dan jalan sendiri meski tidak ada arahan dari Pengurus Pusat. Karena kemakmuran dan kemenangan itu harus direbut, tidak bisa dengan cara meminta.

Selain itu, lanjutnya, juga sudah menjadi tanggungjawab pengurus di Sumut untuk bisa memenangkan dan mensukseskan partai di Pemilu mendatang.

“Yang tentunya harus dengan sentuhan jiwa dan berbicara dari hati untuk bisa mengambil simpati masyarakat Kota Medan. Jangan dengan pikiran kotor dan melenceng,’ tegasnya.

Tidak hanya itu, Oesman Sapta juga mengingatkan kepada seluruh pengurus agar jangan terlalu memberikan larangan kepada kaum muda, jika ingin membinannya. Namun kaum muda harus diberikan kebebasan untuk melahirkan kreatifitasnya.

“Biarkan mereka mau berbuat apa dalam kreatifitasnya. Jangan dilarang-larang. Biarkan mereka membangun bangsa dan negara ini dengan cara mereka sendiri. Karena mereka adalah generasi bangsa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Hanura Sumut, Kodrat Shah mengatakan pihaknya berjanji akan bekerja maksimal dengan melibatkan kabupaten/kota hingga ranting. Terutama dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

“Kami akan bekerja maksimal dalam membesarkan partai ini. Karena hari ini Hanura berhasil menempatkan kadernya duduk sebagai legislatif di suluruh kabupaten/kota dan di tingkat provinsi. Kedepan yakni Pemilu 2019 mendatang, kita akan berupaya melebihkannya, yang pasti bekerja semaksimal mungkin,” tandasnya. (

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Aduhot Simamora, mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh kader dan juga kerja kerasnya sehingga terselenggaranya acara ini.

“Dalam pelantikan ini, hadir 20 ribu Kader Hanura dari kabupaten/kota di Sumut. Anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Dijelaskan Aduhot, acara ini juga dibarengi dengan pemberian sembako kepada kaum dhuafa yang ada di Kota Medan. (ss)

 




KOMENTAR