Kamis 26 April 2018
  • :
  • :

Banjir & Longsor Masih Berpotensi Terjadi

Banjir & Longsor Masih Berpotensi Terjadi

Medan, SumutOnline – Wilayah Kota Medan, Tebing Tinggi termasuk beberapa wilayah di Provinsi Aceh dilanda banjir, pada Jumat (1/12/2017).

Kepala BBMKG Wilayah 1, Edison Kurniawan SSi MSi mengatakan, berdasarkan data pengamatan curah hujan di beberapa Stasiun BMKG di Medan, tercatat curah hujan maksimum terjadi dikawasan Sampali yakni sebesar 135 mm, Medan, Tuntungan masing-masing 65 mm dan Ngumban Surbakti 55 mm.

Selain itu, lanjut Edison, berdasarkan analisa pola angin pada Jumat (1/12/2017) menunjukkan kejadian banjir lebih disebabkan adanya sel tekanan rendah di atas perairan Aceh sehingga mengakibatkan munculnya belokan angin di wilayah Sumatera Utara sehingga menyebabkan adanya pertumbuhan awan di wilayah tersebut.

“Sedangkan pada pantauan Citra Satelit Himawari-8 dihari yang sama juga menunjukkan adanya pertumbuhan konvektif yang semakin meningkat pada siang hari hingga malam hari. Hal ini dapat dideteksi melalui penurunan suhu awan yang mencapai -60 sampai dengan -80 oC pada pukul 14.30 sd 23.00 wib. Rendahnya suhu puncak awan sangat berpotensi mengakibatkan hujan dengan intensitas lebat,” katanya kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya yang diterima SumutOnline, Minggu (3/12/2017).

Sedangkan untuk kondisi Suhu Permukaan Laut di wilayah pantai  barat Sumatera dan Selat Malaka, tambah Edison, relatif cukup hangat berkisar antara 30 sd 31 oC. Hal ini mengakibatkan potensi penguapan (suplai uap air,red) di Pantai Barat Sumatera dan Selat Malaka cukup tinggi. Kondisi ini mengakibatkan awan awan hujan berpotensi tumbuh di wilayah pantai yimur dan barat Sumatera.

“Terkait dengan kondisi tersebut BMKG Medan juga telah menyampaikan peringatan dini cuaca yang menyebutkan wilayah Medan sangat berpotensi untuk terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai kliat/petir pada pukul 06.00 sd 20.00 wib,” terangnya.

Edison juga menjelaskan, dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan pola cuaca masih berpotensi terjadinya pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan, sehingga masih perlu diwaspadai akan terjadinya banjir dan tanah longsor di wilayah kabupaten/kota di Sumut.

 

“Mengingat dinamika atmosfer dalam beberapa hari ke depan masih cukup aktif dan berpotensi menimbulkan bencana, diharapkan peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG dapat terus diikuti dan dicermati oleh para kepala daerah, bupati dan walikota dengan melalukan koordinasi melalui BPBD setempat,” pungkasnya. (rel/ss)




KOMENTAR