Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

Ini Hasil Survey Indobarometer Terhadap Parpol

Ini Hasil Survey Indobarometer Terhadap Parpol

Medan, SumutOnline – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ingin mengukir sejarah sebagai partai yang sanggup memenangi dua pemilihan umum berturut-turut berbekal hasil survei elektabilitas.

Berdasarkan survei Indobarometer 15-23 November 2017, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri tersebut menempati tingkat pertama sebagai partai yang akan dipilih oleh para responden dengan capaian 30,2 persen lebih tinggi 11,25 persen dari perolehan suara PDI Perjuangan pada 2014 yakni 18,95 persen.

Capaian PDI Perjuangan tersebut disusul Golkar dengan 12,5 persen  atau turun 2,25 persen dibandingkan perolehan suara pada pemilihan 2014 yakni 14,75 persen diikuti Gerindra yang mendapatkan dukungan 10,8 persen atau turun 1,01 persen dibandingkan 2014 yakni 11,81 persen.

Demokrat meraih posisi keempat dengan dukungan responden 7,7 persen atau lebih rendah 2,49 persen dibandingkan 2014 yakni 10,19 persen. partai lainnya seperti PKB, PAN, PKS, Nasedem, PPP dan Hanura pun semuanya mengalami penurunan berkisar 1 persen hingga 5 persen.

Para responden menyatakan bahwa beberapa alasan yang mendasari pemilihan mereka pada suatu partai dikarenakan faktor suka dengan tokoh partainya sebanyak 18,6 persen, partai nasional 15,2$, mengikuti pilihan keluarga sebesar 11,9 persen, pilihan sejak dulu 9,6 persen dan dekat dengan rakyat serta agamis masing-masing sebesar 9,6 persen.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mengatakan, setidaknya ada dua faktor yang mampu meningkatkan elektabilitas PDI Perjuangan berdasarkan survei tersebut yakni karena faktor sosok Megawati Soekarnoputri yang mampu merekatkan seluruh elemen partai sehingga menjadikan PDI Perjuangan sebagai partai yang solid dan kuat serta faktor dukungan terhadap Joko Widodo yang mendorong dukungan eksternal.

Maruara melnambahkan, berdasarkan hasil survei itu, pihaknya ingin mencetak sejarah sebagai satu-satunya partai pascareformasi yang bisa memenangi pemilihan legislatif berturut-turut.

“Sejak reformasi, memenangi dua pemilihan berturut-turut berlum pernah terjadi. Pada 1999 PDI Perjuangan menang, 2004 Golkar, 2009 Demokrat dan 2014 PDI Perjuangan. Ini berarti memelihara kepercayaan masyarakat jauh lebih sulit dibandingkan merebut kemenangan,” ujarnya, Minggu (3/12/2017).

Ditambahkannya, upaya menjaga kepercayaan masyarakat tersebut dilakukan dengan cara terus konsisten medukung pemerintahan Joko Widodo, mendukung tegaknya Pancasila sebagai falsafah bangsa yang mempersatukan seluruh elemen bangsa, serta menngupayakan para kadernya menghindarkan diri dari praktik korupsi. (bsc)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *