Kamis 26 April 2018
  • :
  • :

Munaslub Golkar, Soksi Dukung Penuh Airlangga Jadi Ketum

Munaslub Golkar, Soksi Dukung Penuh Airlangga Jadi Ketum

Medan, SumutOnline – Seluruh kader dan pengurus DPD I dan DPD II Soksi se Indonesia, termasuk Sumatera Utara (Sumut) diminta untuk merapatkan barisan guna mensukseskan Munaslub Partai Golkar dan memilih Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Saya perintahkan seluruh kader Soksi yang sedang menjadi Pimpinan DPD I dan DPD II se Indonesia, termasuk di Sumut untuk merapatkan barisan dalam mensukseskan Munaslub Golkar dan memilih Airlangga sebagai Ketum,” kata Ketua Umum Soksi, Ade Komaruddin, kepada wartawan disela-sela konsolidasi dengan Pengurus Soksi Sumut di Hotel Adimulya, Jalan Diponegoro, Medan, Sabtu (2/12/2017) usai menghadiri resepsi pernikahan kader Soksi di Raz Plaza Hotel.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Depidar Soksi Sumut, Indra Alamsyah yang juga Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Ketua Wantim Soksi yang juga Wakil Ketua DPD I PG Sumut, Rolel Harahap, Ketua Harian Depidar Soksi, Sangkot Sirait, Sekretaris Soksi Sumut, Indrayani SH.

Juga hadir Wakil Ketua Soksi Sumut, Suheri Harahap Msi, Wasek DPD I PG Sumut, Alimnur serta puluhan kader Soksi Sumut.

Menurut Akom, sapaan akrab pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) ini, Munaslub Golkar perlu dilaksanakan sebagai bentuk kebutuhan paling utama organisasi ini. Hal ini mutlak adanya, karena Golkar sebagai partai besar sudah terlalu lama menderita dan perlu disembuhkan dengan dipimpin orang baik.

“Dan Saudara Airlangga dinilai cukup baik dan mampu untuk menyembuhkan penderitaan Golkar yang sudah lama ini. Penderitaan ini harus segera diakhiri agar di Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang, Golkar siap bertarung dengan partai lain, apalagi saat ini survey menunjukkan Partai Berlambang Pohon Beringin ini berada di urutan ketiga,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Akom, jika dalam Munaslub nantinya secara bersama-sama seluruh kader dan senior Golkar bisa bersatu, maka bukan tidak mungkin partai ini akan berada di urutan nomor dua dalam survey.

Akom juga mengungkapkan, Munaslub dapat terlaksana dengan hadirnya 2/3 pemberi suara dari DPD I, apalagi para senior Golkar mendukung agar segera dilaksanakannya Munaslub dan Soksi sangat mendukung diselenggaraknnya Munaslub sekaligus mencalonkan Airlangga menjadi Ketum.

Perlu diketahui, masih kata Akom, saat Presiden Joko Widodo menggelar Ngunduh Mantu di Kota Medan beberapa waktu lalu, dirinya bersama Airlangga sempat bertemu disalah satu restoran di Kota Medan untuk menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah memberikan dukungan dan memberikan ijin kepadanya (Airlangga,red) menjadi Ketum Partai Golkar.

“Pada Ngunduh Mantu, Presiden memanggil Airlangga terkait dukungan dan izin kepada salah satu menterinya itu (Airlangga,red) menjadi Ketum Golkar di Munaslub. Dan saat pertemuan saya dengan Airlangga, beliau langsung meminta dukungan kepada Soksi di Munaslub Golkar dan saya mendukungnya. Karena pada saat menjadi Calon Ketum Golkar pada waktu itu, saya memiliki suara yang signifikan, meskipun kalah dengan Setya Novanto serta Soksi juga merupakan pemegang suara,” terangnya.

Sementara ketika disinggung mengapa dirinya (Akom,red) tidak maju kembali di bursa pencalonan Ketum di Munaslub Golkar, Akom menegaskan Soksi telah memberikan dukungan penuh kepada Airlangga untuk menjadi Ketum Golkar.

Selain itu, ketika disinggung apakah ia ingin menjabat Ketua DPR RI kembali, beliau mengatakan bahwa dirinya tidak berfikir kearah itu. “Saya tidak ada mengatakan hal itu ya, dan saya tidak berfikir kesana. Yang penting saya dukung beliau (Airlangga,red),” tandasnya.

Lebih lanjut Akom menjelaskan, bahwa pada Pilpres 2019 mendatang, Partai Golkar juga sudah cukup lama mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi. Dan untuk kali ini, Golkar akan mendukungnya kembali.

“Golkar akan semakin semangat mendukung Jokowi di Pilpres 2019 bersama dengan partai lain,” tuturnya.

Untuk Soksi, lanjut Akom, tidak ada masalah terhadap dukungan kepada Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, saat alm Prof Suhardiman yang merupakan pendiri Soksi pada waktu itu juga sangat gigih memberikan dukungan kepada Jokowi menjadi presiden.

“Nah, beliau juga mengamanahkan kepada seluruh kader Soksi agar Jokowi harus 2 periode menjabat presiden. Untuk itu, prediksi dukungan terhadap Jokowi di Pilpres 2019 mendatang sudah sangat jauh,” ucapnya.

Terkait Pilkada, saat disinggung apakah di Munaslub nantinya ada perubahan dukungan kepada pasangan calon kepala daerah yang telah ditetapkan Golkar sebelumnya, termasuk di Sumut, Akom menegaskan bahwa hal itu mungkin saja terjadi, karena masih ada waktu.

“Mungkin saja itu terjadi di suatu tempat, termasuk Sumut. Jadi mungkin saja perubahan dukungan itu ada, karena kan waktunya masih lama. Lagian politik ini kan dinamis,” pungkasnya. (ss)




KOMENTAR