Selasa 12 Desember 2017
  • :
  • :

Okupasi Lahan PTPN II Buluh Cina Ricuh

Okupasi Lahan PTPN II Buluh Cina Ricuh

Hamparan Perak, SumutOnline – Pembersihan atau okupasi lahan milik PTPN II Kebun Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang berlangsung ricuh.

Pasalnya, puluhan kaum ibu petani mencoba menghadang puluhan petugas yang ingin melakukan okupasi. Akibatnya kericuhan antara petani dan petugas tak terhindarkan.

Petani yang didominasi kaum ibu tersebut, menolak kehadiran ratusan aparat keamanan memasuki areal lahan pertanian yang sudah dikuasai warga lebih dari 50.

Petani mengklaim, lahan PTPN II, Kebun Buluh Cina dulunya milik orang tua warga yang diambil paksa pihak perkebunan pada di tahun 1970 silam. Sehingga petani menanami lahan ini dengan tanaman seperti Jagung, Terong dan Ubi yang hasil panennya dipergunakan untuk biaya kehidupan sehari-hari serta membiayai sekolah anak.

Heny yang merupakan salah seorang anggota kelompok Tani,  berharap agar Presiden Joko Widodo mau membebaskan lahan tersebut untuk mereka.

Sementara itu, Manager PTPN II, Bram Sitompul mengatakan, sebelum melakukan okupasi, pihaknya telah melakukan mediasi kepada warga kelompok tani. “Namun peringatan kami itu tidak juga didengarkan dan terpaksa dilakukan okupasi paksa,’ tegas Bram, Selasa (6/12/2017).

Meski mendapatkan penghadangan oleh puluhan petani, PTPN II tetap melakukan okupasi dengan menggunakan alat berat dan pengawalan aparat kepolisian.

Dari amatan, petugas yang berjaga di lokasi terpaksa membubarkan paksa puluhan petani yang mencoba menghadang. (ed)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *