Rabu 17 Januari 2018
  • :
  • :

Smartphone Layar Lipat Kurang Mendapat Sambutan

Smartphone Layar Lipat Kurang Mendapat Sambutan

Medan, SumutOnline – Meski smartphone layar lipat pertamanya, Axon M, kurang mendapat sambutan konsumen, ZTE mengumumkan rencana untuk terus bereksperimen dengan desain itu.

Wakil Presiden Pemasaran ZTE Jeff Ye mengatakan, Axon M mendapat umpan balik positif dari mereka yang membelinya melalui AT&T, namun itu hanya karena perangkat tersebut menghadirkan ‘sesuatu yang baru’.

Meski sebagian besar konsumen terbiasa dengan ponsel ZTE yang harganya kurang dari US$200 (Rp2,7 juta), perusahaan teknologi asal China itu akan terus memperbesar portofolio smartphone lipat mereka, yang kemungkinan harganya sama dengan dengan perangkat keluarannya.

ZTE Axon M dijual dengan harga US$725 atau sekitar Rp9,7 juta. Kabar baiknya ZTE siap membuat perubahan penting pada seri ponsel layar lipatnya. Perangkat berikutnya dikabarkan akan memiliki bezel lebih tipis. Namun, untuk saat ini, ZTE punya banyak ‘pekerjaan rumah’ untuk Axon M.

ZTE mengatakan bahwa perangkat tersebut kini hanya semacam bagian eksperimen pengembangan smartphone yang bisa dilipat, bukan handset dengan layar ganda yang bisa dilipat.

Mengutip Phone Arena, sejumlah perusahaan teknologi mulai mengembangkan smartphone layar lipat, termasuk Apple yang kabarnya akan meluncurkan handset model itu pada 2020, dan Samsung yang telah secara agresif mengembangkan layar yang dapat dilipat. Samsung sudah mematenkan layar yang dapat digulung dan berencana meluncurkan smartphone dengan model itu pada 2019 mendatang.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *