Minggu 18 Februari 2018
  • :
  • :

Lusa, Jokowi Keluar Negeri

Lusa, Jokowi Keluar Negeri

Medan, SumutOnline – Presiden Joko Widodo mulai Rabu (24/9/2018) hingga Senin (29/1/2018) mendatang akan melakukan lawatan ke sejumlah Negara wilayah Asia Selatan dan Tengah, yaitu Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Armanatha C Nasir mengatakan, selain fokus pada kerjasama ekonomi, kunjungan Presiden juga akan membawa Diplomasi Kemanusiaan ke Bangladesh dan Diplomasi Perdamaian ke Afghanistan.

“Fokus kerjasama ekonomi dan perdagangan akan dilakukan dalam kunjungan ke Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh. Sedangkan di India, Presiden akan menghadiri perayaan hubungan 25 tahun ASEAN-India sekaligus menjadi Guest of Honour dalam perayaan India Republic Day,” katanya seperti dilansir dari Setkab.go.id, Senin (22/1/2018.

Untuk Diplomasi Kemanusiaan akan dilakukan Presiden dalam kunjungan ke Bangladesh, dan Diplomasi Perdamaian dilakukan dalam kunjungan ke Afghanistan.

“Kunjungan ini juga akan mengangkat isu Diplomasi Kemanusiaan dan Diplomasi Perdamaian khususnya terkait dengan rencana kunjungan Presiden Jokowi mengunjungi penampungan pengungsi di Cox’s Bazar di Bangladesh dan rencana kunjungan Presiden ke Afghanistan,” tuturnya.

Dalam lawatan kali ini, Presiden Jokowi dijadwalkan akan berada di Kolombo, Sri Lanka, pada Rabu (24/1). Selanjutnya, menuju New Delhi, India, untuk menghadiri perayaan hubungan 25 tahun ASEAN-India sekaligus menjadi Guest of Honour dalam perayaan India Republic Day.

Dari India, Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (26/1/2018) untuk kunjungan resmi pada Minggu (27/1/2018).

Selanjutnya, Senin (28/1/2018), Presiden Jokowi akan berada di Dhaka, Bangladesh, dan dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Cox’s Bazar tempat penampungan pengungsi dari Rakhine State.

“Rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Asia Selatan dan Tengah akan ditutup dengan kunjungan kenegaraan ke Kabul, Afghanistan pada (29/1/2018),” ungkap Armanatha.

Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha C Nasir menjelaskan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari visi Politik Luar Ngeri (Polugri) 2018 terkait dengan upaya mengembangkan kawasan Indo-Pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera. “Kunjungan ini merupakan upaya untuk mendukung upaya tersebut,” imbuhnya. (ss)




KOMENTAR