Kamis 19 April 2018
  • :
  • :

Hong Kong Arts Festival Libatkan 1700 Seniman

Hong Kong Arts Festival Libatkan 1700 Seniman

Hong Kong, SumutOnline– 1.700 seniman Internasional dan local dipastikan meramaikan Hong Kong Arts Festival (HKAF) atau Festival Seni Hong Kong dimulai tanggal 23 Februari, HKAF ke-46 akan menampilkan 130 pertunjukan yang akan berlangsung hingga tanggal 24 Maret.

Acara yang menjadi sorotan di tahun ini mencakup Whipped Cream, oleh American Ballet Theatre, The Curious Incident of the Dog in the Night-Time, oleh National Theatre of Great Britain, dan Debussy’s Pelléas et Mélisande, yang dipentaskan oleh Welsh National Opera yang legendaris.

Acara penting lainnya adalah Art Central Hong Kong, yang akan diselenggarakan di Central Harbourfront Event Space mulai tanggal 27 Maret hingga 1 April, dengan pra pertunjukan VIP dan penampilan perdana yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 Maret. Edisi keempat dari Art Central Hong Kong akan hadir dengan 30 galeri yang berpartisipasi untuk pertama kalinya dan lebih dari 100 galeri internasional, lebih dari 75% berasal dari Asia-Pasifik, yang menjadikannya edisi terbesar hingga saat ini. Program dinamis Art Central Hong Kong yang berlangsung selama seminggu juga mencakup instalasi interaktif, pertunjukan dan diskusi panel.

Art Basel di Hong Kong, kini hadir sebagai edisi keenam, akan berlangsung di Hong Kong Convention and Exhibition Centre mulai tanggal 29 hingga 31 Maret. Pameran seni internasional yang terkenal di dunia ini akan menampilkan 248 galeri terkemuka dari 32 negara dan wilayah, dengan 28 di antaranya yang berasal dari Asia Pasifik, Eropa dan Amerika turut serta untuk pertama kalinya. Art Basel akan menawarkan perspektif luas tentang beragam visi, material bersejarah dan karya terbaru oleh seniman mapan dan seniman baru.

Seni Rupa Khas Hong Kong

Kegiatan seni yang otentik dan inspiratif di lingkungan lokal Hong Kong juga merupakan keunikan yang juga patut untuk diperhatikan. Sham Shui Po, lingkungan lokal yang menawarkan salah satu pengalaman seni paling kaya warisan Hong Kong, menyajikan salah satu kegiatan menarik dalam edisi “Hong Kong Arts Month” ini. HK Urban Canvas diselenggarakan oleh Hong Kong Youth Arts Foundation, menghadirkan seniman dan siswa lokal berbakat untuk menciptakan 10 karya seni yang dituangkan pada rolling door atau shutter penutup toko yang menceritakan tentang toko-toko lokal di lingkungan Sham Shui Po. Para pengunjung dianjurkan untuk mengikuti tur akhir pekan mulai akhir Maret hingga pertengahan April untuk mengetahui lebih banyak tentang proyek seni dan ragam cerita dari lingkungan sekitar.

Jika Anda mengunjungi Art Basel, disarankan untuk mengunjungi berbagai galeri di Wong Chuk Hang. Sebagai bagian dari South Island District, Wong Chuk Hang telah menjadi pusat seni yang sedang berkembang di Hong Kong berkat pembukaan MTR South Island Line pada akhir tahun 2016. Pada South Island Art Day tanggal 29 Maret, sekitar 16 galeri seni dan studio di Distrik Kebudayaan South Island akan membuka gerbang mereka untuk menyelenggarakan berbagai pameran dan pertunjukan.

Tersembunyi di dalam bangunan industri di New Territories terdapat Fo Tan, lingkungan seni yang juga baru muncul, sedang berkembang dan belum banyak diketahui oleh pengunjung. Sejak tahun 2000, lingkungan ini telah berubah dari daerah industri menjadi komunitas berseni yang berwarna, karena harga sewa yang lebih terjangkau di wilayah ini. Dari tembikar, seni pahat dan kaligrafi Tionghoa hingga karya seni kontemporer, pengunjung selalu bisa menemukan sesuatu yang diminati di lingkungan ini. Pada tanggal 31 Maret, Fotan Open Studios akan menawarkan kesempatan menarik bagi mereka yang tertarik untuk bertemu dan bertukar ide bersama, dan mendapatkan inspirasi dari seniman lokal. (yp/rel)




KOMENTAR