Minggu 18 Februari 2018
  • :
  • :

JR Saragih-Ance Nomor Urut 3 ?

JR Saragih-Ance Nomor Urut 3 ?

Medan, SumutOnline-Pasangan JR Saragih dan Ance yang gagal ditetapkan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 hampir dipastikan akan mendapat nomor urut 3, jika pasangan tersebut menggugat ke Bawaslu dan PTTUN  dan gugatannya menang.

“Biasanya nanti tidak ada lagi pengundian, langsung mengikut nomor yang telah ada. Tapi saya belum bisa mengatakan itu. Kalau ada proses hukum, kita ikuti dulu,” jelas  Benget Silitonga, Komisioner KPU Sumut usai pengundian nomor urut Cagub dan Cawagub Sumatera Utara di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (13/2/2018).

Menurut Benget, komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut masih menunggu langkah yang diambil pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri pada Pilgub Sumut. Mereka juga siap menjalankan mekanisme sesuai putusan dari langkah hukum yang diambil pasangan itu.

Pasangan JR Saragih-Ance punya waktu tiga hari untuk melakukan gugatan ke Bawaslu Sumut, sejak pasangan bakal calon yang diusung Partai Demokrat, PKB dan PKPI ini dinyatakan tidak memenuhi syarat.  Penetapan pasangan calon itu dilakukan KPU Sumut di Hotel Grand Mercure, Medan Senin (12/2/2018) kemarin. KPU Sumut hanya menetapkan dua pasangan calon dari tiga pasangan calon yang mendaftar. Yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) didukung koalisi 6 partai politik (parpol), yaitu Gerindra, PKS, PAN, Golkar, NasDem, dan Hanura, yang menguasai 60 kursi di DPRD Sumut dan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) diusung PDIP dan PPP yang menguasai 20 kursi di DPRD Sumut.

“Proses persidangan hingga putusan gugatan ke Bawaslu itu harus selesai dalam 12 hari. Jika pasangan calon tetap tidak puas dengan putusan itu, mereka dapat menggugat ke PTTUN. Sesuai undang-undang, proses di Bawaslu dan PTTUN ini harus selesai dalam 30 hari, itu yang dapat kami laksanakan,” jelas Benget.

Ditanya mengenai kesiapan KPU Sumut menghadapi gugatan JR Saragih-Ance Selian, Benget hanya menyatakan apapun keputusan Bawaslu atau PTTUN nanto, KPU siap melaksanakan sesuai ketentuan yang ada. “Keputusan yang kami ambil itu (menggagalkan pencalonan JR Saragih-Ance) juga bukan tidak berdasarkan pertimbangan yang matang, fakta argumentasi dan sebagainya. Kita lihat saja prosesnya nanti,” ucap Benget.

KPU Sumut menggagalkan pencalonan JR Saragih-Ance Selian pada Pilgub Sumut. KPU mendapati permasalahan pada legalisasi fotokopi ijazah SMA JR Saragih. Meski JR memegang surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang mengesahkan ijazahnya, namun KPU Sumut mendapat surat yang ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menyatakan mereka tidak pernah melakukan legalisasi terhadap fotokopi itu.

Sebelumnya, KPU Sumut juga melakukan nomor undi dan menetapkan pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dan Pasangan nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). (yp)




KOMENTAR