Kamis 26 April 2018
  • :
  • :

Seorang Pria tewas terkena pisau Babatnya sendiri saat sedang bekerja membabat rumput

Seorang Pria tewas terkena pisau Babatnya sendiri saat sedang bekerja membabat rumput

Binjai~SumutOnline. Seorang pekerja Potong Rumput ditemukan Tewas bersimbah darah di halaman belakang rumah seorang warga di Jl. Danau Tondano Gg Saini no. 51 Lingk. VIII Kel. SM KARYA Kec. Binjai Timur Kota Binjai Selasa 17/4/2018 pukul 10.30 Wib.

Sartuyo (42) warga Jl. Danau Tondano Gg. Pribadi Lingk VII Kel. SM KARYA Kec. Binjai Timur yang kesehariannya bekerja sebagai pemotong rumput dengan menggunakan mesin babat meregang nyawa Usai pisau pada mesin babatnya pecah dan mengenai Lehernya saat sedang bekerja.

Dikisahkan oleh Poniyah (51) adalah (saksi sekaligus pemilik rumah-red) dirinya memanggil sartuyo untuk membersihkan pekarangannya dengan menggunakan mesin babat pada selasa pagi sekira pukul 10.00 wib. Usai mengerjakan pembabatan rumput di halaman depan rumahnya sartuyo pun berpindah ke pekarangan bagian belakang rumah.

Namun sekitar Pukul 10.30 Wib saat Poniyah hendak mengajak Sartuyo untuk Minum ia melihat Sartuyo tergeletak disamping Pohon Cokelat. Takut terjadi apa-apa Poniyah memanggil tetangganya bernama abdullah,Herdi,dan Syahrul dan berkata “Dul…dull…. tolong Tengokkan si sartuyo itu tidur apa pingsan” ucapnya dengan sedikit Panik.

Lalu abdullah als dullah dan kedua rekannya bergegas melihat kondisi Sartuyo yang ternyata benar sudah Meninggal dunia dengan kondisi posisi Mayat miring ke kekanan dan didapati banyak darah disamping leher korban. Dengan mesin babat rumput yang masih tergendong Abdullah, Herdi, Syahrul juga melihat pada leher Korban ada bekas sayatan yg diduga akibat serpihan pisau yg pecah yg diduga pisau mesin babat korban mengenai benda keras yg ada di halaman belakang Rumah Ibu Poniyah.

Dikabarkan juga pada belakang rumah ibu banyak di temukan bebatuan dan pepohonan keras dan akar-akaran Pohon Coklat sehingga pecahan tersebut diperkirakan mengenai leher korban Sartuyo pd saat korban melakukan pembabatan di pekarangan belakang rumah ibu Poniyah.

Sesaat setelah mendengar kabar tersebut Kapolsek Binjai Timur beserta tim langsung mendatangi TKP dan membawa korban ke RS. Djulham Binjai guna di lakukan Visum/Autopsi. Namun keluarga korban yang merasa kejadian tersebut adalah kelalaian Korban sendiri, enggan untuk di buat visum dan atas permintaan sendiri agar jenazah segera dikembalikan ke keluarga. “Ya mereka enggan dilakukan Autopsi dan meminta jenazah agar segera dan di bawa pulang untuk di semayamkan.” Ucap Kapolsek binjai timur diwakili Kanit Pidum Ipda Hodiatur Prb. (Ryn)

 

 

 

 




KOMENTAR