Selasa 21 November 2017
  • :
  • :

Korupsi Telah Menjadi Musuh Bersama

Korupsi Telah Menjadi Musuh Bersama

Medan, SumutOnline – Masalah Korupsi saat ini telah menjadi musuh bersama yang upaya pemberantasannya dalam internal pemerintahan kabupaten telah dilakukan melalui penetapan Peraturan Bupati Tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta Keputusan Bupati tentang pembentukan Satgas SPIP.

“Pemkab Taput telah melakukan berbagai upaya pemberantasan korupsi,” kata Bupati Taput, Nikson Nababan, kepada wartawan, kemarin.

Sekaitan dengan upaya dimaksud, Nikson juga mengapresiasi perhatian dan kerjasama dari institusi Polri dan Kejaksaan dalam melaksanakan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014. Pasalnya, penegak hukum melakukan pemeriksaan atas pengaduan masyarakat setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). “Jangan ada pembiaran kepada pelaku korupsi, semua harus bekerja keras demi kemajuan Taput,” sebutnya.

Dia mengimbau agar Inspektorat sebagai APIP, tetap bekerja secara profesional, independen, objektif dan berorientasi pada pembinaan dan peringatan dini serta meminta para Camat untuk sedini mungkin memonitoring pelaksanaan pemerintahan desa dan melaporkan pelanggaran. “Semua aparatur harus meningkatkan integritas. Bangun komitmen yang kuat. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para narasumber,” imbuhnya.

Sementara, Kepala BPKP Perwakilan Sumut, Sihar Panjaitan mengatakan, untuk mewujudkan Good and Clean Goverment diperlukan pencapaian atas tiga hal yaitu WTP, wilayah tertib administrasi dan wilayah bebas korupsi.

Sihar juga mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi sebagai suatu langkah maju bagi Pemkab Taput yang perduli dengan perbaikan pada segala sektor termasuk pemberantasan korupsi

Kajari Taput Hotma Tambunan juga turut menekankan, perlunya sinergitas aparat penegak hukum dalam dengan prepentif dan objektif. Perlu ditumbuhkan alnorma kepatuhan kepada hukum akan efektif menghindari korupsi.

“Pemangku jabatan diwajibkan mengetahui regulasi agar semakin mampu melaksanakan tugas tanpa harus melakukan tindak pidana,” terangnya. (ant)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *