Selasa 21 November 2017
  • :
  • :

Kapal Turki Atasi Defisit Listrik Sumut, kata Erry

Kapal Turki Atasi Defisit Listrik Sumut, kata Erry

Medan, SumutOnline – Kehadiran Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan atau kapal pembangkit listrik di Pelabuhan Belawan, Kota Medan tidak hanya menyelesaikan defisit listrik di Sumatera Utara (Sumut). Namun jauh dari itu juga diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara PT PLN (Persero) dengan PT Karpowership Turki dalam hal Transfer Knowledge tentang pembangkit listrik.

“Tentu kita sangat berterimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang sudah menyewa MVPP selama lima tahun untuk ditempatkan di Belawan. Kehadiran MVPP ini tidak hanya menyelesaikan defisit listrik di Sumut tetapi juga kita berharap terjadinya Transfer knowlege tentang Kapal pembangkit listrik ini. Tadi saya bincang-bincang dengan Mr Ufuk bahwa di MVPP ada 150 pekerja 10 masih dari Turki dan sisanya dari Indonesia. Semoga hubungan baik, kerjasama sama ini akan semakin baik lagi kedepan termasuk dalam bidang-bidang lainnya,” kata Gubernur Sumut, Dr HT Erry Nuradi, di Medan, Rabu (11/10/2017).

Dijelaskan Erry, pasca beroperasinya MVPP Onur Sultan dengan kapasitas daya 240 MW, kapasitas ini dapat ditingkatkan hingga 480 MW tentu telah menutupi krisis listrik di Sumut. Pemadaman bergilir yang sebelumnya kerap terjadi semakin berkurang karena saat ini listrik di Sumut sudah mengalami cadangan.

Namun demikian, lanjut Gubsu, pemadaman sesekali masih terjadi dikarenakan gangguan teknis seperti halnya kerusakan maupun perawatan sejumlah pembangkit listrik yang ada.

“Suatu hal yang membanggakan bagi Sumut dengan adanya MVPP sudah menyelesaikan persoalan listrik. Infrstuktur Jalan Tol, minggu depan Insyallah akan diresmikan Bapak Presiden. Untuk masalah-masalah lainnya kedepan akan kita cari penyelsaiannya,” tuturnya.

Senada General Manager PLN Pembangkitan Sumbagut, Bambang Iswanto mengatakan bahwa pemenuhan kebutuan listrik di Sumut harus ditindaklanuti dengan depat. Karena itu, pemilihan MVPP dinilai sangat tepat sembari menunggu beroperasinya sejumlah pembangkit listrik di Sumut lainnya.

Apalagi, lanjutnya, penggunaan MVPP tidak membutuhkan areal yang luas dan juga instalasi terbangun dengan cepat karena Kapal yang datang sudah memiliki power plant diatasnya.

“MVPP Onar Sutan bisa membantu defisit kelistrikan yang terjadi di Sumut yang sebelumnya defisit sekitar 5-7 persen defisit. Saat ini kita sudah surplus 5-6 persen dari kebutuhan 1850 Mega watt. Memang idealnya surplus ini paling tidak 30 persen. Tapi setidaknya sudah bisa membantu sembari kita menunggu cadangan-cadangan listrik lain dari pembangkit yang dalam proses pembangunan,” tandasnya. (ss)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *