Selasa 21 November 2017
  • :
  • :

Jauhkan BUMN Dari Prinsip Birokrasi

Jauhkan BUMN Dari Prinsip Birokrasi

Medan, SumutOnline – Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (UMN) perlu dijauhkan dari prinsip-prinsip birokrasi agar lebih optimal memberikan kontribusi terhadap perekonomian Negara.

“Karena terbelit birokrasi, maka BUMN sulit bergerak secepat swasta,” Pengamat Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Tony A Prasetyantono, kemarin.

Dijelaskan Tony, hingga saat ini perusahaan-perusahaan BUMN sulit terlepas dari prinisip birokasi karena dari aspek pengelolaannya melibatkan pemangku kepentingan yang banyak sekali pihaknya dan pemiliknya adalah negara. Berbeda dengan perusahaan swasta yang hanya dimiliki perorangan.

“Kalau perusahaan swasta pemiliknya seseorang, sedangkan BUMN kan pemiliknya negara yang berarti seluruh rakyat Indonesia yang akhirnya diwakilkan Parlemen,” ujarnya.

Prinsip-prinsip birokrasi tersebut, lanjutnya, akan mempersulit perusahaan untuk melakukan lompatan atau inovasi karena terkendala regulasi.

“Namun, untuk regulasi saya melihat sudah ada perkembangan yang signifikan, banyak regulasi yang dipangkas pemerintah,” ucapnya.

Untuk mengurangi unsur birokratisasi dalam pengelolaannya, masih kata Tony, BUMN harus mengedepankan prinsip independensi serta mengurangi tekanan-tekanan dari pemerintah. BUMN juga dituntut mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta tidak boleh terpengaruh kepentingan politik.

Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif Senior Bank BRI, Gunawan Sulistyo, menyadari dominasi prinsip-prinsip birokrasi tidak akan mampu mengejar tuntutan pasar yang lebih menginginkan pelayanan yang serba cepat dan dinamis.

karena itu, jelas Gunawan, saat ini pihaknya telah berkomitmen mengurangi prinsip birokrasi dengan memasukkan berbagai sentuhan teknologi yang praktis dalam berbagai aspek pelayanan.

“Untuk era generasi milenial saat ini tuntutan pelayanan yang praktis dan aman sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Pelayanan yang birokratis dan berbelit-belit akan ditinggalkan,” pungkasnya. (ant)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *