Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Pemprovsu Jalin MoU Dengan Bekes County

Pemprovsu Jalin MoU Dengan Bekes County

Medan, SumutOnline – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Bekes County, Hungaria kembali menjalin kerjasama Sister Province yang pernah dilakukan pada tahun 2010-2015 lalu.

Kerjasama ini ditandai dengan Memorendum of Understanding yang dilakukan Gubernur Sumut, Dr HT Erry Nuradi dan President Majelis Umum Bekes County, Mihaly Zalai, di Gubernuran Jalan Sudirman, Rabu (6/12/2017).

“Hari ini kita kembali menjalin kerjasama dengan Bekes County. Ini merupakan kelanjutan dari kerjasama yang telah dibuat beberapa waktu lalu oleh Gubsu sebelumnya dan President Bekes County sebelumnya. Di sini kami hanya menindaklanjuti perpanjangan ini,” ujar Gubsu.

Gubsu menjelaskan, kehadiran President Majelis Umum Bekes County ke Sumut selama empat hari ini merupakan kunjungan balasan. Karena sebelumnya Gubsu bersama rombongan tahun lalu juga sudah berkunjung ke Bekes County, Hungaria.

“Tahun lalu kami disambut hangat oleh President Bekes County. Saya berterima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan. Kerjasama sister province telah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, kita akan melanjutkan kerjasama tersebut,” tuturnya.

Erry juga mengatakan, bahwa DPRD Sumut sebelumnya juga sudah menyetujui kerjasama Sister Province ini untuk dilanjutkan. Dengan demikian, diharapkan kerjasama ini dapat bermanfaat baik bagi kedua negara, khususnya bagi kedua provinsi.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan kerjasama baik di bidang perdagangan, pertanian, industry, Pendidikan dan bidang  lainnya,” ucapnya.

Selanjutnya, terang Gubsu, Sumut merupakan provinsi keempat terbesar di Indonesia dari segi populasi penduduk yang mencapai 14 juta jiwa. Untuk itu, Pemprovsu menawarkan 4 sektor potensi andalan yang dimiliki Sumut yang dapat dilakukan kerjasama dengan Bekes County.

“Pertama, Sumut merupakan daerah yang memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar yang memiliki luas mencapai 2,1 juta hektar dan diantaranya 1,6 juta hektar merupakan kebun kelapa sawit,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, lanjut Gubsu, Sumut juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus yang mengelolan industry kelapa sawit dan turunannya. Beberapa perusahaan Eropa sudah menanamkan modalnya di kawasan ini, salah satunya perusahaan Unilever dari Belanda.

“Kedua, potensi pertanian. Sebagai daerah tropis, Sumut memiliki waktu siang dan malam yang sama yakni masing-masing 12 jam sepanjang tahun, sehingga produksi padi sangat terjaga dengan baik dan Sumut juga merupakan daerah yang memasok padi ke daerah lain,” ucapnya.

Potensi ketiga yakni pariwisata, Sumut memiliki satu unggulan pariwisata yakni Danau Toba yang sudah dikembangkan menjadi wisata bertaraf Internasional. Dan diharapkan President Majelis Umum Bekes County dan rombongan dapat berkunjung ke Danau Toba.

Sementara itu, potensi keempat adalah sektor perikanan dan kelautan. Sumut memiliki dua pantai yakni pantai timur dan pantai barat yang memiliki potensi perikanan dan kelautan yang sangat banyak.

“Selain itu tentu juga kami menawarkan kerjasama di bidang perdagnagan, ekonomi dan jasa,” paparnya.

Sementara, President Majelis Umum Bekes County, Mihaly Zalai mengatakan, kerjasama ini merupakan lanjutan dari kerjasama diantara dua provinsi Sumut dan Bekes County tahun 2010-2015 lalu.

Pada saat kerjasama yang lalu berlangsung, kata Mihaly banyak sekali delegasi Bekes County yang berkunjung ke Sumut dan sebaliknya banyak delegasi dari Pemprovsu yang berkunjung ke Beks County.

“Hubungan antara dua provinsi ini menurut President Majelis Umum Bekes County sebelumnya sangat erat. Bahkan hubungan tidak hanya di sektor ekonomi dan perdagangan. Melainkan sektor budaya dan pariwisata,” ujar Mihaly.

Lebih lanjut dikatakan Mihaly, pada saat kunjungan Gubsu dan rombongan ke Bekes County, pihaknya sudah mengidentifikasi bidang-bidang tertentu untuk kerjasama.

“Kami berharap MoU ini akan bermanfaat bagi kedua pihak. Kerjasama dapat terjalin tidak hanya dari sektor ekonomi tapi juga sektor lainnya sehingga dapat mempererat hubungan masyarakat Sumut dan masyarakat Bekes County,” tandasnya. (ki)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *