Rabu 13 Desember 2017
  • :
  • :

Pertama di Indonesia, Calon Pengantin di Binjai Wajib Tes Urine

Pertama di Indonesia, Calon Pengantin di Binjai Wajib Tes Urine

Binjai, SumutOnline – Guna menekan angka peredaran narkoba, Pemerintah Kota Binjai menerapkan peraturan wajib tes urin kepada pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan.

Peraturan ini merupakan peraturan yang pertama kali diterapkan di Tanah Air kepada pasangan calon pengantin. Satu persatu pasangan calon pengantin mendaftarkan diri, kemudian diambil urinnya oleh petugas dari Badan Narkotika Nasional Kota Binjai.

Sebanyak 35 pasangan calon pengantin yang telah mendaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binjai Barat, hari ini mengikuti bimbingan dan pengarahan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Binjai Barat.

Pengarahan dan bimbingan sendiri dilakukan terkait tata cara menjalankan rumah tangga yang baik, agar tercipta keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Warohmah.

Walikota Binjai, Muhammad Idaham mengatakan, pasangan tersebut juga diberikan arahan tentang keluarga berencana dengan program cukup dua anak dan diberikan suntikan tetanus Toxoid oleh petugas terkait.

Selain itu, lanjut Walikota, kewajiban melakukan tes urin mulai diberlakukan hari ini dan sudah didukung oleh Peraturan Walikota.

“Hal ini dilakukan guna mengurangi dan menekan peredaran narkoba di Kota Binjai yang diawali dari rumah tangga,” ujarnya, kepada wartawan di Binjai, Jumat (8/12/2017).

Nantinya, lanjut Idaham, jika ada pasangan yang terbukti positif menggunakan narkoba, maka akan di serahkan kepada keluarga masing – masing untuk meneruskan pernikahan atau tidak.

Walikota menambahkan, bahwa program ini dilakukan dengan kerjasama dari sejumlah dinas dan instansi di Kota Binjai/ seperti dinas kesehatan/ bkkbn dan bnn kota binjai//

Sementara itu, salah seorang pasangan calon pengantin, Maulana Rifai mengatakan sangat mendukung program pemerintah kota binjai terkait kewajiban tes urin bagi pasangan calon pengantin. Pasangan ini juga berencana akan menikah pada Januari 2018 mendatang.

“Diharapkan dengan adanya program baru dan merupakan program yang pertama kali di Indonesia ini bisa menekan angka peredaran narkoba di Tanah Air,” kata Maulana.

Ia juga menambahkan, dengan bersihnya pasangan calon pengantin dari narkoba bisa menciptakan keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Warohmah. (ed)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *