Bobby Nasution Marahi Camat Tukka, Jangan Sok Paling Kerja ! (Foto: Ist)
Tapanuli Tengah, Sumol - Saat meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution marah besar pada Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung terekam dalam video yang diunggah di Instagram Pemprov Sumut.
"Dari awal masyarakat ke sini berapa orang, warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus aja ini aja nggak bisa, orang perjuangin kau lho," ujar Bobby yang menilai pemulihan banjir di wilayah itu sangat lamban.
Dalam video tersebut, Yan Munzir terdengar sempat mendebat Bobby.
"Ini udah jalan, saya kan enggak dapat perintah dari sini, Pak," kata Yan Munzir Hutagalung dalam potongan video.
Mendengar itu, suara Bobby makin tinggi dan menunjuk-nunjuk Yan Munzir. Sementara itu, Masinton tampak menenangkan Bobby.
"Kau daerah paling lambat lho, di-mention berkali-kali, bantuan ada nggak dapat, di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Bobby Afif Nasution mengingatkan penanggung jawab proyek tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), agar segera mempercepat pengerjaan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi banjir susulan yang dapat berdampak pada permukiman warga.
Peringatan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat meninjau langsung proses pembangunan tanggul dan sabodam di Desa Hutanabolon, Senin (13/04/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan pihak pelaksana proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, guna mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.
"Yang kita khawatirkan, kalau ini tidak cepat selesai, nanti dampaknya yang rasakan masyarakat di sini. Makanya saya tekankan agar kita saling support, mana yang belum selesai (secara administrasi) segera tuntaskan. Untuk masalah lahan, kami (Pemprov Sumut) sudah bicarakan dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional)," ujar Bobby Nasution.
Di tengah dialog yang berlangsung saat hujan deras, Bobby menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia meminta agar tidak ada pihak yang hanya menunggu, melainkan aktif saling mendukung dan mempermudah proses pekerjaan.
"Saya minta satu pekan ini sudah ada progres yang baik. Karena kami sudah sering datang ke sini, untuk memastikan kondisi masyarakat baik-baik saja. Sementara langkah pemulihan pascabencana terus dilakukan semua pihak, termasuk TNI dan swasta," tegasnya.
Hujan deras yang mengguyur lokasi peninjauan mendorong Bobby melihat langsung kondisi dari atas timbunan tanggul. Ia menyaksikan peningkatan debit air yang terjadi dalam waktu singkat, yang dinilainya sangat mengkhawatirkan. Apalagi, Kecamatan Tukka tercatat telah tiga kali dilanda banjir bandang, yakni pada November 2025, Januari 2026, dan Februari 2026 menjelang Ramadan.
"Intinya jangan ada lagi alasan, karena anggarannya sudah ada. Silakan siapkan segera, termasuk Pak Bupati (Tapteng) kami harapkan dukungannya dari Pemkab supaya ini secepatnya kita kerjakan (selesaikan). Tidak ada kita yang bisa kerja sendiri. Dan jangan nanti sampai banjir lagi (tanggul rusak), mengulang lagi pekerjaan dari awal," tegas Bobby Nasution. (YP)

