SumutOnline Advertise

Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat

Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat (Foto: Ist)

Sumatera, Sumol - Ramadan selalu identik dengan koneksi. Kabar orang tua yang ditunggu, video call saat sahur, hingga perjalanan mudik yang harus tetap lancar. Di momen ketika jarak seharusnya tak lagi jadi penghalang, koneksi bukan sekadar soal teknologi, melainkan tentang rasa tenang, kedekatan, dan kebersamaan.

Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) resmi meluncurkan #LebihBaikIndosat sebagai wujud komitmen untuk terus berevolusi menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, lebih relevan, dan lebih bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Mengusung semangat You Only Need One (YONO), Indosat percaya bahwa di momen-momen terpenting, masyarakat hanya membutuhkan satu hal yang benar-benar bisa diandalkan: satu koneksi yang kuat, satu inovasi yang membantu, dan satu aksi nyata yang berdampak. Inilah makna #LebihBaikIndosat di Ramadan tahun ini.

Indosat memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia. Pemantauan dilakukan 24/7 untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.

Untuk menguji kesiapan tersebut di kondisi nyata, Indosat menghadirkan Ekspedisi Jaringan Andal melalui program #DVET Perjalanan Menjadi Lebih Baik bersama Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik. Perjalanan live dari Jakarta menuju Yogyakarta ini menjadi uji langsung performa jaringan di rute panjang dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan data intensif, seperti yang dialami jutaan masyarakat saat mudik. Inisiatif ini menunjukkan kesiapan jaringan Indosat dalam mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama periode Ramadan dan menyambut Idulfitri.

Selain menghadirkan kemudahan, Indosat juga memperkuat perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan, mencegah risiko sebelum berdampak ke pelanggan.

Sistem ini terus belajar mengikuti pola ancaman yang berkembang, sehingga perlindungannya tetap relevan dengan kondisi nyata. Fitur ini juga membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga US$ 500 juta, dengan lebih dari 95% pelanggan dalam survei internal menyatakan merasa lebih terlindungi saat sistem ini aktif.

Melalui perlindungan digital berbasis AI, Indosat memastikan pengalaman pelanggan yang selama Ramadan tetap aman, produktif, dan nyaman.

Indosat memprediksi lonjakan trafik data yang signifikan di beberapa titik kunci, dengan Lampung Tengah mencatatkan estimasi kenaikan tertinggi secara volume sebesar lebih dari 35%. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada wilayah Deli Serdang di Sumatra Utara dan Lampung Utara, yang diprediksi akan mengalami pertumbuhan trafik masing-masing sebesar 20% dan 44% seiring dengan meningkatnya aktivitas digital masyarakat di masa mudik dan silaturahmi. (KN01)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال