Muhibuddin SH, MH Kajati Sumut (Foto: Ist)
Jakarta, Sumol - Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam kebijakan tersebut, sebanyak 14 posisi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) mengalami pergantian termasuk Dr. Harli Siregar, SH, M.Hum Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) yang menggantikan Idianto, SH, MH, pada 16 Juli 2025. Harli Siregar digantikan Muhibuddin SH, MH.
Pergantian ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026. Harli Siregar yang naik posisi menjabat Inspektur III pada Jamwas Kejagung RI.
Lantas, seperti apa sosok Muhibuddin, Kajati Sumut yang baru?
Muhibuddin adalah putra asli Peudada, Bireun. Ia merupakan lulusan Universitas Syiah Kuala (USK) yang memiliki rekam jejak panjang dalam penegakan hukum.
Sebelum menerima promosi sebagai Kajati Sumut, pria kelahiran Medan tahun 1968 ini mengawali karir sebagai jaksa muda di Kejaksaan Negeri Banda Aceh pada tahun 1996. Dia dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam penegakan hukum di Aceh dan dianggap memainkan peran penting di wilayah tersebut, terutama dalam kasus korupsi, yang kemudian membawanya dipercaya mengemban posisi strategis di Kejaksaan Agung (Kejagung).
Setelah menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Aceh sejak Juni 2024, dia sempat dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh.
Muhibuddin dikenal sebagai jaksa berpengalaman dengan rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum, baik di dalam maupun luar negeri. Dia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), kemudian melanjutkan studi Magister Hukum di universitas yang sama.
Kariernya di Kejaksaan dimulai dari berbagai posisi strategis. Muhibuddin pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi, peran yang menuntut keahlian tinggi dalam pengelolaan perkara tipikor dan aset negara. Pada tahun 2014, ia dipercaya menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Kementerian Luar Negeri RI. Pengalaman diplomatik ini menambah wawasan internasionalnya dalam bidang hukum lintas negara.
Berikut karir Muhibuddin SH, MH :
-Kepala Seksi Penuntutan di Kejaksaan Tinggi Aceh.
-Penyelidik, Penyidik, dan Penuntut Umum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sembilan tahun.
-Atase Hukum di KBRI Riyadh (2014).
-Kepala Penasihat Hukum di Pertamina (2021).
-Koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejagung (2023).
-Wakajati Aceh (2024)
-Kajati Sumatera Barat.
Berikut daftar 14 Kepala Kejaksaan Tinggi yang dimutasi:
1. Abdul Qohar AF sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
2. Sugeng Riyanta sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara
3. Sila Haholongan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
4. Riono Budisantoso sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung
5. Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
6. I Dewa Gede Wirajana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau
7. Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
8. Dedie Tri Hariyadi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
9. Zullikar Tanjung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
10. Teguh Subroto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah
11. Budi Hartawan Panjaitan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat
12. Dr. Sumurung Pandapotan Simaremare sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo
13. Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali
14. Saiful Bahri Siregar menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu. (UPL)

